Buka-bukaan Ahok Jadi Komisaris Pertamina, Ungkap Tiga Misi Khusus

Buka-bukaan Ahok Jadi Komisaris Pertamina, Ungkap Tiga Misi Khusus

ACEHSATU.COM | JAKARTA – Bekas Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama telah menjabat sebagai Komisaris Utama Pertamina sejak pertengahan November 2019 lalu.

Saat itu, pria yang beken dengan sapaan Ahok itu ditunjuk oleh Menteri Badan Usaha Milik Negara, BUMN, Erick Thohir.

“Basuki Tjahaja Purnama Komisaris Utama di Pertamina, didampingi oleh pak Wamen BUMN Budi Gunadi Sadikin jadi Wakil Komisaris Utama di Pertamina,” kata Erick Thohir Jumat (22/11/2019),

Ahok pun kini buka-bukaan soal tugas khusus untuk mengawal secara ketat perusahaan migas pelat merah itu.

Ahok, dalam sesi talkshow yang disiarkan di YouTube Pertamina, yang dikutip pada Selasa (4/8/2020) menyampaikan sejumlah misi yang dijalankan terkait penempatannya sebagai Komisaris Utama perusahaan milik pemerintah itu.

Apa saja tugas mantan suami Veronica Tan itu? Berikut rinciannya, dirangkum dari detikcom:

1. Digaji untuk selamatkan uang Pertamina

Basuki Tjahaja Purnama mengatakan penempatan dirinya sebagai Komisaris Utama adalah untuk menyelamatkan uang Pertamina.

Dia juga menegaskan bahwa dirinyaa digaji untuk melaksnakan tugas itu sehingga apapun akan dilakukannya demi menyelamatkan uang perusahaan.

“Saya ditaruh di sini untuk menyelamatkan uang Pertamina. Saya digaji untuk menyelamatkan uang Pertamina. Ya sudah, saya akan berupaya untuk lakukan,” kata Ahok.

2. Tidak ada permainan politik macam-macam

Selain menyalematkan uang Pertamina, Ahok juga menyatakan akan membersihkan Pertamina dari upaya kotor dan permainan politik untuk kepentingan dan keuntungan segelintir orang.

“Walaupun kalian bisa main politik macam-macam, saya kan orang politik, main politik sama saya mah sudah biasa,” ucap Ahok.

3. Lacak yang korupsi

Pertamina sudah melakukan kerja sama dengan KPK dan PPATK demi mengawasi keuangan internal perusahaan. Hal itu dikatakan Ahok untuk memperingatkan siapapun yang menikmati hasil korupsi di Pertamina akan dilacak dan ditangkap.

“Jadi sekarang kita ada MoU dengan KPK. KPK setiap saat bisa minta data apa saja dengan kita. Kita mau kejar PPATK. Jadi sekali lagi, siapa pun yang mau korup di Pertamina, hati-hati! Anda nikmati, kami akan lacak Anda melalui PPATK,” ujar Ahok.

Ahok juga mengatakan, manajemen Pertamina harus dikelola secara transparan.

“Saya katakan nggak ada rahasia di sini, semua terbuka, ini yang kita lakukan sekarang,” demikian Ahok menegaskan. (*)