BREAKING NEWS: Dua Dokter Positif COVID-19, RSUD Nagan Raya Setop Layani Pasien Gawat Darurat

BREAKING NEWS: Dua Dokter Positif COVID-19, RSUD Nagan Raya Setop Layani Pasien Gawat Darurat
ILUSTRASI - Pengalihan pelayanan rumah sakit akibat dokter terinfeksi vorus Corona. | Foto Reuters

ACEHSATU.COM | SUKA MAKMUE – Pelayanan Instalasi Gawat Darurat (IGD) di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sultan Iskandar Muda Nagan Raya terpaksa dihentikan sementara waktu usai dua orang dokter umum rumah sakit setempat dinyatakan positif terinfeksi Coronavirus Disease 2019 (COVID-19).

Kepastian penghentian layanan ini diutarakan langsung oleh Direktur RSUD Sultan Iskandar Muda Nagan Raya, drg Doni Asrin.

Doni Asrin dalam keterangannya kepada wartawan, mengatakan, untuk sementara waktu yaitu terhitung hari ini, Sabtu (29/8/2020), pelayanan IGD di RSUD Sultan Iskandar Muda untuk pasien berstatus gawat darurat akan dihentikan sementara waktu.

Penghentian terpaksa dilakukan setelah dua orang tenaga dokter umum dinyatakan positif terinfeksi virus Corona.

Baca Juga:

Kendati begitu, dia menegaskan setiap masyarakat atau pasien berstatus gawat darurat dari kabupaten setempat tetap akan memperoleh layanan kesehatan dengan dirujuk ke RSUD Cut Nyak Dhien Meulaboh, Kabupaten Aceh Barat.

“Untuk sementara pasien gawat darurat kita rujuk ke RSUD Cut Nyak Dhien Meulaboh, selama IGD ditutup,” kata Doni Asrin dikutip dari Antara, Sabtu (29/8/2020).

Kebijakan penghentian layanan tersebut dilakukan setelah dua orang dokter umum di RSUD setempat dinyatakan positif mengidap COVID-19.

Tutup hingga 7 September

Layanan Instalasi Gawat Darurat RSUD Nagan Raya ditutup sementara sejak Sabtu, hari ini hingga tanggal 7 September 2020 mendatang.

Warga Nagan Raya yang membutuhkan pelayanan darurat untuk sementara akan dialihkan ke RSUD Cut Nyak Dhien Meulaboh, Kabupaten Aceh Barat dengan sistem rujukan.

Baca Juga:

Selain untuk mencegah penyebaran COVID-19, penutupan ruangan IGD juga akan memudahkan petugas melakukan pembersihan dan sterilisasi ruangan menggunakan cairan disinfektan.

Sehingga saat ruangan tersebut nantinya dioperasikan, maka akan lebih steril dari virus atau pun kuman termasuk COVID-19.

Meski layanan IGD ditutup, namun Doni Asri memastikan layanan kesehatan lain di RSUD Sultan Iskandar Muda Nagan Raya tetap berjalan melalui ruang poli kesehatan pada hari kerja seperti biasa.

“Kalau layanan pasien tetap kita layani melalui poli di rumah sakit, tidak ada kendala,” jelas Doni Asrin. (*)


Bacaan selanjutnya: