BREAKING NEWS: 4 Dokter dan 1 Perawat RSU Zainal Abidin Aceh Positif Corona

BREAKING NEWS: 4 Dokter dan 1 Perawat RSU Zainal Abidin Aceh Positif Corona

ACEHSATU.COM | BANDA ACEHEmpat dokter serta seorang perawat Rumah Sakit Umum Zainal Abidin (RSUZA), Aceh, dinyatakan positif virus Corona (COVID-19).

Kelimanya sebelumnya memiliki kontak erat dengan pasien COVID-19 berinisial TI (79).

“Dari hasil tracking kontak erat dengan pasien positif TI (79), lima tenaga medis, yaitu 3 dokter Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS), satu dokter umum IGD, serta satu perawat IGD, dinyatakan positif Corona,” kata Koordinator Pelayanan Tim PIE COVID-19 RSUZA dr Novina Rahmawati saat dimintai konfirmasi, Selasa (28/7/2020).

Tiga dokter PPDS positif Corona adalah FAK (30), Zul (34), dan MI (37).

Kemudian, seorang dokter umum KR (32) serta perawat MN (28). Kelimanya saat ini menjalani isolasi mandiri di mes Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Aceh.

“Hari ini kita akan melanjutkan tracking dan tes terhadap kontak erat kelimanya,” jelas Novina.

Ketua Gugus Tugas COVID-19 Unsyiah dr Safrizal Rahman mengatakan swab kelima tenaga medis tersebut diperiksa di laboratorium Fakultas Kedokteran Unsyiah. Kelimanya menjalani isolasi mandiri kerana tanpa gejala.

“Mereka isolasi mandiri karena tidak bergejala, disupervisi oleh tim medis dan surveillance,” jelas Safrizal saat dimintai konfirmasi terpisah.

Berdasarkan informasi dari Safrizal, total penambahan positif Corona di Aceh hari ini 13 orang.

Delapan orang masyarakat umum merupakan warga Aceh Besar dan Aceh.

Tracing kasus baru

Sebelumnya diberitakan, hasil tracing korban Coronavirus Disease 2019 (Covid-19), Kasus 163 yang sedang dirawat di Respiratory Intensive Care Unit (RICU) RSUZA Banda Aceh menemukan dua kasus baru, masing-masing Kasus 169 dan Kasus 170.

Sementara satu kasus lainnya, yakni Kasus-171 tidak memiliki riwayat kontak dengan Covid-19.

Hal tersebut disampaikan Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Pemerintah Aceh, Saifullah Abdulgani (SAG) kepada, Senin (27/7/2020).

Kasus 169 seorang perempuan (22) dan Kasus 170 juga perempuan (17). Keduanya warga Kota Banda Aceh.

“Mereka kakak-adik yang memiliki riwayat kontak erat dengan ibunya, Kasus 163 yang konfirmasi positif Covid-19 dua hari lalu, dan sedang dirawat di RICU-RSUZA,” ujar SAG.

Sedangkan Kasus 171 merupakan seorang laki-laki (79) warga Aceh Besar.

Menurut informasi dari Koordinator Tim Penyakit Infeksi Emerging RSUZA Banda Aceh dr. Novina Rahmawati, M.Si., Med., Sp.THT-KL, FICS, Kasus 171 tidak memiliki riwayat perjalanan ke daerah penularan lokal, atau kontak erat dengan korban virus corona.

Ia dibawa ke Instalasi Gawat Darurat (IGD) RSUZA pada Minggu (26/7/2020) sekira pukul 08.00 WIB, dengan keluhan batuk, lemas, demam tinggi.

Selain itu, memiliki riwayat penyakit jantung, hipertensi, dan brochitis, papar SAG.

“Hasil rapid antigen menunjukkan positif dan dipindahkan perawatannya ke ruang isolasi. Pada pukul 13.10 WIB diperoleh hasil Tes Cepat Molekuler (TCM) dan lagi-lagi menunjukkan Positif Covid-19, dan dipindahkan perawatannya ke RICU-RSUZA hingga saat ini,” tutur SAG.

Akumulasi kasus

Selanjutnya ia melaporkan jumlah akumulatif Covid-19 berdasarkan rekap data dari 23 kabupaten/kota, per tanggal 27 Juli 2020, pukul 18.00 WIB. Jumlah kasus Covid-19 di Aceh sudah mencapai 171 orang dengan rincian; 67 orang dalam perawatan, 94 orang sudah sembuh, dan 10 orang meninggal dunia.

Sementara itu, lanjutnya, jumlah Orang Dalam Pemantauan (ODP) di seluruh Aceh secara akumulatif sebanyak 2.337 orang. Dari jumlah tersebut, sebanyak 2.314 orang sudah selesai isolasi mandiri, dan 23 orang dalam pemantauan Tim Gugus Tugas Covid-19.

Sedangkan, jumlah Pasien Dalam Pengawasan (PDP) masih sama dengan kemarin, yaitu 136 kasus. Ada penambahan 1 orang. Dari jumlah tersebut, 3 PDP dalam perawatan, 131 PDP telah dinyatakan sembuh, dan 2 orang lainnya meninggal dunia. (*)

LIHAT JUGA: