Bom Rudal Sisa Jepang Ditemukan di Gunung Mulem Aceh Jaya

Bom Rudal Sisa Jepang Ditemukan di Gunung Mulem Aceh Jaya

ACEHSATU.COM | CALANG – Sebuah bom rudal diduga peninggalan masa pendudukan Jepang ditemukan warga di kawasan Gunung Mulem Kecamatan Setia Bakti, Aceh Jaya.

Bom itu ditemukan Antoni seorang warga Desa Sawang saat hendak mencari kayu bakar di kawasan pegunungan Mulem, Senin (15/6/2020).

Melansir Antara, Tgk Antoni (37) salah seorang masyarakat Desa Sawang Kecamatan Setia Bakti, Aceh Jaya penemu Bom rudal peninggalan jepang mengungkapkan awal dirinya menemukan bom peninggalan zaman tersebut.

Tgk Antoni kepada antara, selasa (16/6) menjelaskan kalau dirinya pada senin sore sekitar pukul 15.00 WIB berangkat dari rumah untuk mencari kayu untuk keperluan pagar di gunung mulem Desa Sawang Kecamatan Setia Bakti.

Bom jenis rudal yang ditemukan warga di Gunung Malem Desa Sawang Kecamatan Setia Bakti Kabupaten Aceh Jaya. Senin (15/6/2020). | Foto ANTARA/ HO (ANTARA/HO)

“Sesampai saya sekitar pukul 15.30 WIB digunung malem saya memotong kayu di kebun milik Murdani, setelah memotong beberapa batang kayu untuk pagar tidak sengaja melihat sebuah gundulan yang terdapat besi padat sejenis bom dengan panjang sekitar 50 cm lebar 46 cm,” kata Tgk Antoni.

Setelah melihat rudal tersebut kata Tgk Antoni dirinya langsung, menggali dengan sebilah parang +- 30 cm sampai dengan terlihat jelas bulat dan lonjong sambil memukul rudal tersebut dengan sebilah parang sampai dengan berkali – kali untuk mengetahui secara pasti besi padat yang telah ditemukannya.

“Setelah melihat secara pasti Bom rudal tersebut saya mencoba mengangkat akan tetapi tidak bisa di angkat dikarenakan memiliki bobot sangat berat lebih kurang sekitar 80 Kg,” kata Tgk. Antoni.

Ia menambahkan karena tidak bisa mengangkat dan melihat sejenis bom dirinya bergegas meninggalkan bom tersebut dan langsung melaporkannya kepada Kopda Sutrisno salah seorang anggota Koramil 03 /Lageun yang tidak jauh dari lokasi tersebut.

“Setelah memastikan anggota Danramil langsung melaporkan kepada Danramil 03 Lageun Kapten Inf Samsudin, sehingga beliau bergegas langsung ke lokasi penemuan tersebut,” kata Tgk Antoni.

Bom rudal tersebut diduga merupakan peninggalan jepang, yang sudah lama tertanam didalam tanah dan baru ditemukan, karena tampak sudah berkarat.

Informasi yang dihimpun Antara hari ini selasa, (16/6/2020) tim Brimob Aceh akan turun kelokasi untuk mengevakuasi Bom rudal pesawat tersebut. (*)