Bocah asal Alue Limeng Jeumpa Hilang Terseret Arus Krueng Peusangan

Bocah asal Alue Limeng Jeumpa hilang terseret arus Krueng Peusangan saat sedang mandi di pinggir aliran Krueng Peusangan, Sabtu (21/11/2020) sekitar pukul 14.00 WIB.
Bocah Alue Limeng Jeumpa
Petugas bersama masyarakat melakukan pencarian korban tengelam di Tkp, Sabtu (21/11/2020) sore. (Foto : Rahmat Hidayat/ACEHSATU.COM).

Bocah Alue Limeng Jeumpa

ACEHSATU.COM | BIREUEN – Bocah asal Alue Limeng Jeumpa hilang terseret arus Krueng Peusangan saat sedang mandi di pinggir aliran Krueng Peusangan, Sabtu (21/11/2020) sekitar pukul 14.00 WIB.

Korban bernama Muhammad Al Habizi (8) masih duduk bangku sekolah dasar.

Lokasi kejadian persisnya berada di Dusun Likoet Apui, Gampong Alue Limeng, Kecamatan Jeumpa.

Saat ini masih dalam proses pencarian oleh masyarakat, dan juga dibantu tim Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan SAR Pos Bireuen.

Ayah korban Amrizal (25) ditanyai di lokasi kejadian mengatakan, dia belum mengetahui persis bagaimana kejadian awalnya, Tkp berada sekitar 250 meter dari rumahnya, saat itu Amrizal sedang pergi ke kebun.

Kemudian mendapat informasi dari warga bahwasanya anaknya terseret arus, lalu langsung pulang.

“Informasi saya peroleh anak saya pergi ke sungai dengan kawan mau lihat beko, lalu anak saya mandi saat itu terseret arus sungai,” jelas Amrizal.

“Ini anak kedua saya,” sebutnya.

Sementara itu, Kepala Dusun Likoet Apui, Marhaban (36) ditanyai Acehsatu.Com mengatakan, dari informasi diperoleh sebelum kejadian korban bersama tiga orang kawannya datang ke pinggir sungai tersebut.

Bocah Alue Limeng Jeumpa
Petugas bersama masyarakat melakukan pencarian korban tengelam di Tkp, Sabtu (21/11/2020) sore. (Foto : Rahmat Hidayat/ACEHSATU.COM).

Kemudian dua orang sudah pergi pulang duluan dan tinggal korban dengan satu temannya.

Lalu keduanya mandi sungai, korban lebih dulu mandi melompat ke air dan terseret arus.

Melihat kejadian itu lalu temannya belum diketahui namanya takut dan menangis lalu pulang kerumahnya.

Kemudian barulah diketahui jika korban Muhammad Al Habizi terseret arus sungai.

Memperoleh informasi warga langsung berdatangan ke lokasi untuk melakukan pencarian korban, jelas Kadus didampingi warga.

Kapolres Bireuen AKBP Taufik Hidayat SH SIK MSi, melalui Kapol Subsektor Jeumpa Ipda Mukhtar di Tkp Sabtu (21/11/2020) sore mengatakan, menerima informasi dari Keuchik Alue Limeng, langsung ke Tkp dan koordinasi dengan BPBD dan SAR Bireuen, saat ini lagi dilakukan pencarian oleh tim dan masyarakat setempat.

Tim SAR dan BPBD Bantu Pencarian

Sementara itu, Kepala Pelaksana BPBD Bireuen, Teguh Mandiri Putra SSTP dan Koordinator Pos SAR Bireuen, Yudha Armadi, ditanya Acehsatu.Com di lokasi mengatakan, untuk membantu pencarian korban menurun satu unit rubber boat SAR Pos Bireuen dan penyelam.

“Pencarian kita lakukan sampai pukul 18.00 Wib dan kita berkoordinasi dengan BPBD dan masyarakat karena kondisi arus sungai deras, cuaca hujan, juga menjelang malam hari, proses pencarian korban dilanjutkan Minggu (22/11/2020) pagi”, jelas Yudha Armadi.

Kalaksa BPBD mengatakan, kondisi arus sungai berair deras, upaya lainnya yang dilakukan juga berkoordinasi dengan tim gabungan dan masyarakat, selain mencari disungai juga melakukan upaya pencarian dengan cara penyisiran dipinggiran sungai,  jelasnya.

Sementara Keuchik Alue Limeng M Yusuf Daud mengatakan, membantu pencarian sejumlah warga Alue  Limeng paska kejadian langsung turun kelokasi melakukan pencarian korban anak dari warganya tersebut. (*)