Bocah 9 Tahun yang Hanyut di Sungai Tamiang Ditemukan Meninggal Dunia

Tim Search And Rescue (SAR) berhasil menemukan korban hanyut atas nama Muhammad Reza Fahlia (9) warga Desa Pangkalan, Kecamatan Kejuruan Muda, Aceh Tamiang dalam keadaan meninggal dunia.
satgas sar aceh tamiang
Warga mengangkat jasad korban hanyut M Reza Fahlia (9) warga Aceh Tamiang pascaditemukan oleh Tim SAR telah meninggal dunia, Rabu (8/6/2022). ANTARA/HO

ACEHSATU.COM | KUALA SIMPANG – Tim Search And Rescue (SAR) berhasil menemukan korban hanyut atas nama Muhammad Reza Fahlia (9) warga Desa Pangkalan, Kecamatan Kejuruan Muda, Aceh Tamiang dalam keadaan meninggal dunia.

“Korban sudah jumpa dalam kondisi meninggal dunia,” kata Ketua Satgas SAR Kabupaten Aceh Tamiang Khairul di Aceh Tamiang, Rabu.

Menurut Khairul jasad korban ditemukan tidak jauh dari tempat koban jatuh ke sungai sekitar pukul 14.30 WIB.

“Tubuhnya tersangkut di kayu dengan kedalaman sungai empat meter,” ujarnya lagi.

Dijelaskan insiden korban hanyut terjadi, Selasa (7/6) sekitar pukul 16.30 WIB. Saat itu diketahui korban tengah bermain di pinggiran sungai bersama dua temannya.

“Tiba-tiba korban terpeleset jatuh ke sungai dan hanyut,” ulas Khairul.

Sementara itu proses pencarian dari Selasa malam hingga Rabu sore melibatkan petugas gabungan terdiri dari BPBD dan Satgas SAR Aceh Tamiang, kemudian personel Pos SAR Langsa, TNI/Polri serta dibantu masyarakat.

“Pencarian korban dengan menyelami dan menyisir sungai Aceh Tamiang menggunakan perahu karet. Saat ini jenazah korban sudah dievakusi ke rumah duka Desa Pangkalan,” tukas Khairul.

satgas sar aceh tamiang
Warga mengangkat jasad korban hanyut M Reza Fahlia (9) warga Aceh Tamiang pascaditemukan oleh Tim SAR telah meninggal dunia, Rabu (8/6/2022). ANTARA/HO

Kepala Pelaksana BPBD Aceh Tamiang Iman Suhery mengatakan selama proses pencarian pihaknya terus memback-up Tim SAR dilapangan baik dari segi personel maupun peralatan. Ketika mendapat informasi warga hanyut petugas piket BPBD langsung berkoordinasi dengan Satgas SAR Aceh Tamiang dan petugas Pos Basarnas Kota Langsa yang memiliki peralatan lengkap untuk membantu pencarian.

“Saya dapat laporan korban sudah ditemukan menjelang sore tadi setelah petugas menyisir sungai Aceh Tamiang hingga sejauh 4 kilometer ke arah hulu dan hilir,” kata Iman Suhery. (*)