Bocah 10 Tahun Tenggelam di Sungai Sampoiniet

Tim SAR gabungan dikerahkan mencari seorang anak berusia 10 tahun dilaporkan tenggelam di Sungai Sampoiniet, kawasan Gampong Lang Nibong, Kabupaten Aceh Utara.
Bocah Tenggelam di Sungai Sampoiniet
Warga mencari anak 10 tahun yang dilaporkan tenggelam di sungai Gampong Lang Nibong, Kecamatan Baktiya Barat, Aceh Utara, Jumat (26/2) malam. Antara/HO

Bocah Tenggelam di Sungai Sampoiniet

ACEHSATU.COM | ACEH UTARA  РTim SAR gabungan dikerahkan mencari seorang anak berusia 10 tahun dilaporkan tenggelam di Sungai Sampoiniet, kawasan Gampong Lang Nibong, Kabupaten Aceh Utara.

“Kami bersama tim SAR lainnya mencari korban tenggelam di Sungai Sampoiniet,” kata Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Aceh Utara Amir Hamzah di Lhoksukon, Sabtu (27/2/2021).

Korban M Alfarizi (10) asal Gampong Lang Nibong, Kecamatan Baktiya Barat, Aceh Utara dilaporkan tenggelam saat mencari kerang di sungai kawasan setempat bersama teman-teman.

Amir Hamzah menyebutkan selain tim SAR gabungan, pencarian melibatkan masyarakat. Pencarian dilakukan dengan menyisiri sungai, baik di air maupun darat.

Bocah Tenggelam di Sungai Sampoiniet
Warga mencari anak 10 tahun yang dilaporkan tenggelam di sungai Gampong Lang Nibong, Kecamatan Baktiya Barat, Aceh Utara, Jumat (26/2) malam. Antara/HO

Sebelumnya, Kapolres Aceh Utara AKBP Tri Hadiyanto melalui Kapolsek Baktiya Barat Iptu Heri mengatakan korban tenggelam Jumat (26/2) saat hendak mencari kerang. Namun, informasi tersebut baru diketahui keluarga korban pukul 18.30 WIB.

“Kejadian bermula pukul 16.00 WIB saat korban bersama teman sepermainannya pergi ke sungai mencari kerang. Menurut keterangan temannya bahwa korban tidak bisa berenang,” kata Iptu Heri .

Kapolsek mengatakan karena tidak kunjung pulang, keluarga mencari korban. Keluarga akhirnya mendapat informasi bahwa korban tenggelam di sungai yang tidak jauh dari rumahnya.

“Setelah mendapatkan informasi tersebut, keluarga korban langsung melaporkan kejadian ini ke aparatur gampong dan selanjutnya dilaporkan ke kepolisian,” kata Iptu Heri. (*)