Bicara Cawagub, Ini Kata Nova Iriansyah

Nova menyatakan menyerahkan pemilihan calon Wakil gubernur (cawagub) yang bakal mendampinginya kepada partai pengusung.
Cawagub Aceh
Suasana pelantikan Nova Iriansyah sebagai Gubernur Aceh. (Dok. Humas Aceh)

Cawagub Aceh

ACEHSATU.COM | BANDA ACEH – Cawagub Aceh kini ramai jadi permbicaraan menyusul Nova Iriansyah resmi dilantik sebagai Gubernur Aceh sisa masa jabatan 2017-2022.

Nova menyatakan menyerahkan pemilihan calon Wakil gubernur (cawagub) yang bakal mendampinginya kepada partai pengusung.

“Cawagub itu domainnya partai pengusung. Nanti akan ada forum yang membahas ini di kalangan partai pengusung,” kata Nova kepada wartawan, Rabu (11/11/2020).

Pembahasan calon wakil gubernur bakal dilakukan lima partai pengusung saat Nova maju Pilkada bersama Irwandi Yusuf. Kelima partai tersebut adalah Partai Nanggroe Aceh (PNA), Partai Demokrat, Partai Damai Aceh (PDA), PKB, serta PDIP.

“Jadi ada lima partai pengusung, nanti akan ada format yang disepakati bersama oleh partai pengusung. Itu domainnya partai pengusung,” jelas Nova.

Nova resmi dilantik sebagai Gubernur Aceh pada Kamis (5/11). Pelantikan dihadiri langsung oleh Mendagri Tito Karnavian.

Nova yang sebelumnya menjabat Plt Gubernur Aceh dilantik untuk menggantikan Irwandi Yusuf, yang diberhentikan Presiden Joko Widodo (Jokowi). Irwandi dipecat setelah putusan kasus korupsinya inkrah atau berkekuatan hukum tetap.

Irwandi, yang semula divonis 8 tahun penjara di Pengadilan Tinggi Jakarta, dikurangi hukumannya menjadi 7 tahun penjara pada tingkat kasasi. Mahkamah Agung (MA) beralasan Irwandi telah berjasa untuk Indonesia.

Pada tingkat pertama, Pengadilan Tipikor Jakarta menyatakan Irwandi bersalah karena terbukti menerima suap Rp 1 miliar dari mantan Bupati Bener Meriah Ahmadi. Uang tersebut diberikan agar Irwandi menyetujui program pembangunan dari Dana Otonomi Khusus Aceh (DOKA) tahun 2018.

Selain itu, Irwandi disebut menerima gratifikasi Rp 8,717 miliar selama menjabat Gubernur Aceh. Irwandi menjabat Gubernur Aceh periode 2007-2012 dan periode 2017-2022.

Selain itu, majelis tinggi mencabut hak politik Irwandi selama 5 tahun. Setelah putusan itu inkrah, Jokowi meneken Keppres Pemberhentian Irwandi Yusuf dari Gubernur Aceh.

Cawagub Aceh
Suasana pelantikan Nova Iriansyah sebagai Gubernur Aceh. (Dok. Humas Aceh)

Sebelumnya diberitakan, DPRA mengajukan Hak Angket kepada Plt Gubernur Aceh, Nova Iriansyah.

Hingga kini, DPRA mengatakan belum ada jadwal pembahasan rapat paripurna ulang terkait usulan hak angket terhadap Nova. Saat ini, anggota DPRA masih menunggu jadwal rapat.

Sebelumnya, rapat paripurna persetujuan usulan hak angket terhadap Plt Gubernur Aceh Nova Iriansyah ditunda. Penundaan karena jumlah anggota DPR Aceh yang hadir tidak memenuhi kuorum.

Dalam rapat paripurna, Ketua DPR Aceh Dahlan Jamaluddin mengatakan, DPR Aceh bakal menentukan jadwal sidang lanjutan dalam rapat di Bamus. Dia menyebut, Banmus akan menjadi forum pengambilan keputusan yang ada dalam mekanisme DPR Aceh.

“Oleh karena itu, sekali lagi saya tanyakan kepada sidang paripurna yang terhormat ini, apakah kita setuju untuk menunda paripurna hari ini sampai dengan waktu yang ditetapkan dalam musyawarah?” tanya Dahlan, Selasa (27/10) sore.

“Setuju,” jawab anggota DPR Aceh serentak. (*)