Besok, Unsyiah dan Unimal Hentikan Aktivitas Kuliah Tatap Muka

0
17

ACEHSATU.COM | BANDA ACEH –Universitas Syiah Kuala (Unsyiah) di Kota Banda Aceh, Aceh, menghentikan perkuliahan tatap muka di kampus tersebut guna mengantisipasi penyebaran Virus Corona atau COVID-19.

Proses belajar mengajar antara mahasiswa dan dosen bakal digelar secara daring.

“Kita bukan libur, tetapi dirumahkan dan belajar melalui PJJ (Pendidikan Jarak Jauh), online, dan cara lain dengan video conference,” kata Kepala Humas Unsyiah, Chairil Munawir, Minggu (15/3).

“Kuliah tatap muka diganti kuliah daring,” lanjutnya.

Menurut Munawir, penghentian kuliah tatap muka itu akan disampaikan secara resmi oleh Rektor Unsyiah melalui surat edaran pada Senin besok.

Ia menyebut belum tahu pasti sampai kapan kuliah tatap muka ditiadakan.

“Saya belum bisa pastikan berlaku sampai kapan.

Sebaiknya kita tunggu besok setelah surat edarannya ditandatangani,” tutur dia.

Sementara itu, dia mengimbau mahasiswa agar tidak keluar dari rumah, indekos, atau kontrakan.

“Artinya mahasiswa tidak boleh pulang kampung, tetapi ada di rumah, di asrama, dan tempat indekos,” sebut dia.

Sementara itu, Unimal juga meliburkan kuliah tatap muka.

Proses perkuliahan dan bimbingan skripsi selama dua pekan ke depan mulai 16 Maret 2020 di Universitas Malikussaleh (Unimal) dilakukan secara online atau tanpa tatap muka.

Hal ini dilakukan sebagai upaya untuk mencegah terjadinya penyebabaran virus corona atau covid 19.

“Benar, tapi bukan libur. Kuliah memanfaatkan teknologi informasi dan sosial media yang ada.

Kuliah e-learning akan dimaksimalkan penggunaannya di Unimal untuk dua minggu ke depan,” tulis Rektor Unimal Dr Herman Fithra kepada Serambinews.com melalui WhatsApp, Minggu (15/3/2020).

Disebutkan, pihaknya sudah menerima surat edaran dari Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) RI, untuk mengadakan proses perkualihan dan bimbingan tugas akhir melalui online.

“Tapi Senin (besok) akan kita terbitkan surat untuk hal tersebut. Saya sudah mendapatkan surat edaran dari Mendikbud.

Jadi merespon surat edaran tersebut, kita akan keluarkan surat untuk menghindari kumpul-kumpul mahasiswa selama dua pekan,” ujar Rektor Unimal.

Menurut Rektor, dirinya juga akan mengadakan pertemuan dengan semua unit kerja di kampus Unimal untuk menjelaskan surat edaran menteri tersebut.

“Lebih tepat untuk mengantisipasi. Karena bila sudah terkena sudah jadi persoalan,” ujar Rektor.

Sebaiknya, kata Rektor selama dua pekan ini interaksi diminimalkan dan tidak keluar rumah bila tidak perlu.

“Nanti lengkap akan kita sampaikan dalam surat edaran yang kita keluarkan Senin,” ujar Dr Herman.

Surat tersebut nantinya akan disampaikan kepada semua pimpinan unit kerja di Kampus.

“Ini selama dua pekan sambil memperhatikan perkembangan covid-19.

Kegiatan bimbingan tugas akhir, bimbingan perancangan, bimbingan praktikum dan yang lain-lain Dilakukan tanpa tatap muka langsung,” pungkas Rektor Unimal.(*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here