Bertemu Gubernur, SKK Migas Paparkan Rencana Pencarian Migas Baru di Aceh

SKK Migas Sumbagut melaporkan perkembangan pengelolaan minyak dan gas kepada Gubernur Aceh Nova Iriansyah.
SKK Migas
Gubernur Aceh menerima kunjungan SKK Migas dan BPMA di Banda Aceh, Selasa (21/9/2021). ANTARA/HO

ACEHSATU.COM | BANDA ACEH – Badan Pengelolaan Migas Aceh (BPMA) bersama SKK Migas Sumbagut melaporkan perkembangan pengelolaan minyak dan gas kepada Gubernur Aceh Nova Iriansyah.

Kepala Departemen Humas SKK Migas Sumbagut Yanin Kholison dalam keterangan tertulis yang diterima wartatwan di Banda Aceh, Rabu (22/9/2021), mengatakan pertemuan Gubernur Aceh dengan SKK Migas Sumbagut dan BPMA berlangsung di Banda Aceh.

“Pertemuan dengan Gubernur Aceh Nova Iriansyah dihadiri Kepala Perwakilan SKK Migas Sumbagut Rikky Rahmat Firdaus, Wakil Kepala BPMA Muhammad Najib dan lainnya,” kata Yanin Kholison.

Kepala Perwakilan SKK Migas Sumbagut Rikky Rahmat Firdaus mengatakan pihaknya bersama kontraktor sedang berusaha mencari cadangan migas baru di Provinsi Aceh.

“Kami bersama kontraktor sedang gencar mengeksplorasi menambah cadangan migas. Tentunya ini perlu mendapat dukungan semua pihak,” kata Rikky Rahmat Firdaus.

SKK Migas
Gubernur Aceh menerima kunjungan SKK Migas dan BPMA di Banda Aceh, Selasa (21/9/2021). ANTARA/HO

Wakil Kepala BPMA Muhammad Najib mendukung upaya mencari cadangan migas di Provinsi Aceh. BPMA memiliki kewenangan pengelolaan migas di bawah 12 mil laut. Sedangkan SKK Migas di atas 12 mil laut.

“BPMA siap menjadi katalisator bersama para pemangku kepentingan dalam menunjang keberhasilan operasi hulu migas di Provinsi Aceh,” kata Muhammad Najib.

Gubernur Aceh Nova Iriansyah menyatakan Pemerintah Aceh kegiatan hulu migas dengan mencari cadangan baru yang diharapkan meningkatkan investasi dan keuntungan lainnya bagi masyarakat Aceh.

“Pemerintah Aceh mendukung pencarian cadangan minyak di lepas pantai Aceh. Kami berharap BPMA katalisator pencarian cadangan migas di Provinsi Aceh,” kata Nova Iriansyah. (*)