ACEHSATU.COM – Sejumlah peristiwa menjadi trending (berita terpopuler) di portal ACEHSATU.com dalam sepekan ini.

Redaksi merangkum kembali berbagai peristiwa yang viral di media sosial dalam berita kategori Top News.

Berita Populer pertama yang mendapat banyak respon dari publik dan menjadi viral ialah kasus penyerangan oleh pria yang bernama Tarrant  yang menembaki 40 muslim hingga meninggal dan melakukan live streaming di Facebook.

Seorang pria berusia 28 tahun asal Australia mengemudikan mobilnya ke masjid Al Noor dan memarkir mobilnya. Beberapa senjata dan tumpukan amunisi dilaporkan difilmkan di video, bersama dengan tabung bensin.

Para penonton livestream itu bisa menyaksikan ketika dia mempersenjatai diri, berjalan ke masjid dan mulai menembak tanpa pandang bulu. Tarrant berdiri di ambang pintu masjid, menghalangi orang di dalam melarikan diri.

BACA: BERITA POPULER: Maut Mengintai di Lintasan Kereta, Postingan Steffy Burase Hingga Info Kemarau yang Mengkhawatirkan

Setelah menembakkan semua amunisi yang ia miliki bawa bersamanya, Tarrant berjalan ke mobilnya untuk mengambil lebih banyak peluru dari bagasi.

Dia kemudian kembali ke masjid mencari orang-orang yang selamat dan menembak orang-orang yang terbaring tak bergerak di tanah. Ketika Tarrant meninggalkan masjid, dia menembak seorang wanita di jalan.

Video itu kemudian menunjukkan Tarrant duduk kembali ke dalam mobil dan mengemudi pergi. Sebuah kendaraan yang hampir menghalangi jalannya ditembak beberapa kali dengan senapan. Video 17 menit berakhir dengan penembak melaju dengan kecepatan penuh. Streaming itu sama sekali tidak terputus sepanjang aksi penembakan dari awal sampai akhir.

Penembakan itu terjadi pada Jumat sekitar pukul 01.40 siang waktu setempat.

Berita populer kedua adalah mengenai Will Connoly, seorang remaja 17 tahun yang berani menimpuk kepala senator Fraser Anning dengan telur, kini mendapat banjiran pujian dan hadiah.

Pasalnya dia kesal dengan komentar Senator Anning yang menyalahkan ummat Islam setelah penyerangan teroris di selandia baru.

BACA: BERITA POPULER: 11 TKI Aceh Jadi Pekerja Paksa, Pengakuan Heboh Irwandi Hingga Bupati Aceh Barat Diamuk Massa

Tindakan Connoly seakan mewakili perasaan warga yang geram dengan komentar Anning.

Atas tindakan beraninya, Connoly telah ditawari berbagai hadiah dan juga ada sebuah situs yang telah menggalang dana untuk biaya hukumnya.

Salah satunya adalah dari seorang profesor di Turki. “Dear eggboy. Saya seorang profesor filsafat di Turki. Kami benar-benar menghargai apa yang telah anda lakukan. Saya akan membayar tiket, dan 10 hari di hotel bintang 5 (dimanapun anda mau di turki) jadilah tamu kami di Turki.” Tulis sebuah akun twitter bernama Caner Taslaman.

Ia juga mendapat tawaran Ferrari. Selain itu, ada juga para donatur yang mendonasikan uang untuk biaya hukum eggboy.

Situs Gofundme dibuat untuk menggalang dana  dengan tajuk “Money for Eggboi”, sejatinya batas dana adalah 2.000 dolar AS, namun penyumbangnya lebih dari itu.

Hingga Minggu (17/3), setelah 21 jam donasi dibuka, sedikitnya lebih dari 1.000 donatur yang menyumbang. Mereka dari  seluruh dunia.

Jumlah dana yang terkumpul mencapai lebih dari 21.800 dolar AS atau lebih dari Rp 300 juta dan masih terus bertambah.

Menurut penggalang dana, uang itu akan digunakan untuk biaya proses hukum dan membeli lebih banyak lagi telur. Bagi donatur, Connoly adalah pahlawan mereka.

“Hai kawan, cinta dari Kanada. Kerja bagus melawan tirani. Jika saya punya anak lelaki, akan saya namai Eggboi,” kata seorang donator.

Semoga, apa yang dilakukan “eggboy” bisa menginspirasi banyak remaja lainnya untuk mau berpikir kritis dan berani bertindak.

BACA: BERITA POPULER: Transaksi Seks, Nelayan Frustasi Sampai Cut Mimi Evaluasi Diri

Berita Populer ketiga ialah Lima pasangan mesum dihukum cambuk yang berlangsung di halaman Masjid Baiturrahman, Lampoh Daya, Kecamatan Jaya Baru, Banda Aceh, Rabu (20/3/2019).

Para terhukum itu yakni NY sebanyak 4 kali cambuk, MR (6 kali cambuk), MI (19 kali), WR (19 kali), KM (22 kali), SF (22 kali), HS (19 kali), RF (19 kali), RI (20 kali), dan KF (19 kali cambuk).

Sebelumnya, kelima pasangan ini sudah mendapat putusan bersalah dari Mahkamah Syariah Banda Aceh.

Kabid Penegakan Syariat Islam Satpol PP-WH Banda Aceh Safriadi kepada wartawan mengatakan, pasangan yang dicambuk terbukti melanggar Qanun Jinayah tentang Ikhtilat (bercumbu atau bermesraan) dan khalwat (berduaan di tempat sepi).

Hukum cambuk terhadap terpidana ini bervariasi mulai empat kali hingga 22 kali.

Mereka ditangkap di di rumah dan di mobil di kawasan Banda Aceh seperti di Kecamatan Kuala Alam, Jaya Baru, Syiah Kuala dan Baiturrahman. Bahkan, satu pasangan ditangkap di sebuah hotel. (*)