Beredar Kabar Calon Jamaah Umrah Aceh Disekap di Bogor, Ini Faktanya Sebenarnya!

Beredar kabar keberadaan calon anggota jemaah umrah asal Aceh terdampar hingga disekap di kawasan Puncak, Cisarua, Kabupaten Bogor.
ketua yayasan tanur mu'mainah haji
Beredar kabar calon jamaah umrah Aceh disekap di Bogor (Foto: dok. Istimewa)

ACEHSATU.COM | BOGOR – Beredar kabar keberadaan calon anggota jemaah umrah asal Aceh terdampar hingga disekap di kawasan Puncak, Cisarua, Kabupaten Bogor. Polisi menyebutkan informasi itu tidak benar dan semua anggota jemaah sudah diberangkatkan.

“Sepertinya informasi tersebut tidak benar, karena jemaah umrah Aceh itu sebagian uangnya awalnya kurang, sehingga jemaahnya diberangkatkan separuh dulu, jadi bergantian. Kemudian dia (penyelenggara umrah) ada cabangnya di Cisarua, dititipin (di Cisarua). Sekarang sudah diberangkatkan lagi,” kata Kapolsek Cisarua Kompol Supriyanto kepada wartawan, Kamis (12/1/2023).

Supriyanto mengatakan keberadaan jemaah umrah di Cisarua, Bogor, merupakan hasil kesepakatan calon jemaah umrah dengan pihak travel. Selama ditempatkan di Cisarua, menurut Supriyanto, calon jemaah juga terjamin makan dan kebutuhannya.

“Jadi salah paham, makanya ke saya (Polsek Cisarua) juga belum ada pengaduan kok. Orang itu juga tahu dari Aceh, dari polsek dan Polda Aceh semua monitor juga. Keberadaan jemaah di sini sudah kesepakatan dan keinginan mereka semua, di sini juga makan terjamin semua sampai keberangkatan,” tuturnya.

ketua yayasan tanur mu'mainah haji
Beredar kabar calon jamaah umrah Aceh disekap di Bogor (Foto: dok. Istimewa)

Kabar penyekapan calon anggota jemaah umrah juga ditindaklanjuti pihak Kecamatan dan Koramil Cisarua Bogor. Satpol PP Kecamatan Cisarua bersama anggota TNI mendatangi kediaman pria bernama Akbar, yang awalnya diduga jadi tempat penyekapan di Kampung Pasanggrahan, Cisarua, Bogor.

BACA: 23 Orang Jamaah Umrah Dinyatakan Positif COVID-19 dan Jalani Isolasi

“Sesuai Keterangan Bapak H Akbar selaku Ketua Yayasan Tanur Mu’mainah Haji dan Umroh, kronologi kejadian yang sebenarnya adalah bahwa pada 15 Desember 2022 sejumlah 25 orang berangkat dari Aceh menuju Jakarta, untuk kemudian melanjutkan perjalanan menuju Madinah,” kata Kanit Pol PP Kecamatan Cisarua Effendi dalam keterangannya kepada detikcom.

“Karena sesuatu hal, 25 orang tersebut tidak bisa melanjutkan pergi ke Madinah, dan kemudian diketahui dialihkan perjalanannya menuju ke Bapak H Akbar selaku Ketua Yayasan Tanur Mu’mainah Haji dan Umroh wilayah Kecamatan Cisarua,” sambungnya.

Dari keterangan Akbar, kata Effendi, disebutkan bahwa calon jemaah umrah telah diberangkatkan secara bertahap. Sebanyak 11 orang diberangkatkan 24 Desember 2022 dan sebanyak 14 orang diberangkatkan pada 11 Januari 2023.

“Jadi tanggal 11 Januari, semua sudah diberangkatkan sesuai laporan di atas,” tandas Effendi. (*)