oleh

Belum Usai Corona, Kini Warga AS Dihantui Infeksi Amuda yang Bisa Bikin Rusak Otak

ACEHSATU.COM | BANDA ACEH – Warga Amerika Serikat (AS) kini mulai dihantui dengan kemunculan organisme bersel tunggal, amuba Naegleria fowleri. Sebanyak 143 warga yang tinggal di Florida dilaporkan Departemen Kesehatan setempat telah terinfeksi penyakit yang menyerak dan menghancurkan sel saraf otak.

Padahal sampai dengan saat ini, AS masih menghadapi persoalan virus corona. Berdasarkan data Worldometers hingga Minggu (5/7/2020), jumlah warga negara itu yang terinfeksi virus corona tercatat sebanyak 11.367.219 kasus.

Sementara akibat amuba, dari ratusan kasus yang muncul hanya empat orang yang selamat.

Melansir CNN Indonesia, Naegleria fowleri merupakan organisme bersel satu yang hidup di perairan hangat seperti danau, sungai, sumber air panas, serta air tanah.

Bisa masuk dalam tubuh melalui air yang terhirup saat berenang di kolam renang minim zat klorin.

Aktivitas keagamaan yang mensyaratkan pembersihan hidung menggunakan air, di sisi lain, juga dapat menyebabkan Naegleria fowleri ada dalam badan seseorang.

Ke-143 kasus tersebut dihimpun sejak tahun 1962 sampai 2016. Dari ratusan kasus, hanya empat orang yang selamat.

Nantinya amuba masuk ke tubuh manusia melalui hidung lalu menjalar ke otak dan sumsum tulang belakang, di mana ia menghancurkan jaringan otak yang menyebabkan penyakit primer amebic meningoencephalitis (PAM).

Menurut CDC, apabila amuba Naegleria fowleri menginfeksi manusia maka tubuh akan menunjukkan beberapa gejala menjadi dua tahapan.

Pertama, seseorang akan merasakan sakit kepala yang parah, demam, mual, dan muntah.

Apabila infeksi tersebut tak diintervensi dengan obat maka gejala seperti leher terasa kaku, kejang, berhalusinasi, serta mengalami koma.

CDC menyatakan bahwa gejala di atas hampir mirip dengan meningitis akibat bakteri, sehingga dokter kerap kesulitan mendiagnosis meningoencephalitis atau radang otak parah akibat Naegleria fowleri.

Meski kasus infeksi Naegleria fowleri tak sering terjadi tapi langkah untuk mencegah amuba jenis tersebut masuk dalam tubuh perlu untuk diketahui.

Departemen Kesehatan Florida pun sudah mengeluarkan peringatan kepada warganya untuk menghindari kegiatan berenang di air tawar, terutama ketika airnya sedang hangat.

“Efek kesehatan yang merugikan manusia dapat dicegah dengan menghindari kontak hidung dengan air, karena amuba masuk melalui saluran hidung,” tegas DOH dikutip CNN.

DOH menyarankan hindari lokasi air tawar yang di sekitarnya ada pembangkit listrik. Saat hendak berenang, warga disarankan untuk mencubit hidung mereka untuk menghindari masuknya amuba Naegleria fowleri. (*)

Indeks Berita