Bella Hadid Protes Atas Serangan Israel: Kalian Tak Akan Bisa Menghapus Kami

Model Bella Hadid tak pernah melupakan asal usulnya meskipun kini berkarier di Hollywood. Ia masih tetap memiliki kedekatan emosional dengan tanah kelahirannya, Palestina.
Bella Hadid
Bella Hadid protes serangan Israel. Dok. Instagram/mohamedhadid

ACEHSATU.COM | AMERIKA SERIKAT – Model Bella Hadid tak pernah melupakan asal usulnya meskipun kini berkarier di Hollywood. Ia masih tetap memiliki kedekatan emosional dengan tanah kelahirannya, Palestina.

Ia pun turut berkomentar atas serangkaian kejadian yang terjadi di sana. Salah satunya adalah insiden pengusiran paksa atas warga Palestina di wilayah Sheikh Jarrah baru-baru ini.

Model berusia 24 tahun itu mengaku emosi melihat kejadian tersebut.

Hal itu dituangkannya lewat unggahan di insta-story. Ia membagikan foto-foto kejadian di sana dan beberapa video tentang aksi demonstrasi yang dilakukan untuk menentang aksi Israel.

“Saudariku dan aku, kami selalu berbicara di grup chat keluarga tiap hari. Kebanyakan tentang Palestina dan kejadian di sana. Sangat sulit menuliskan apa yang kurasakan saat ini,” tulisnya.

Bella Hadid
Bella Hadid protes serangan Israel. Dok. Instagram/mohamedhadid

“Aku merasakan sakit yang dialami pendahuluku, aku menangis bersama mereka. Aku berduka untuk saudara-saudariku di Palestina yang saat ini merasa ketakutan dan penuh cekaman. Ini harus segera diakhiri, tak ada tempat untuk hal ini di 2021!!!” tambahnya.

Selain itu Bella Hadid pun menuliskan jika dirinya dan Alana Hadid akan selalu bangga dengan asal usul mereka. Keduanya pun menuliskan jika perjuangan yang dilakukan oleh warga Palestina tak akan pernah padam hingga kapanpun juga.

“Saudariku (Alana) menuliskan apa yang ku rasakan dengan sempurna. Kami bangga menjadi warga Palestina dan kami akan berjuang dengan Palestina,” tulisnya.

Bella Hadid memang kerap melontarkan protes melalui media sosialnya. Bahkan kala itu ia sempat kesal karena unggahannya tentang kebanggaan sebagai warga Palestina malah dihapus oleh instagram.

“Apakah kita tak diperbolehkan menjadi warga Palestina di instagram? Kau tak akan bisa menghapus sejarah dengan membungkam orang-orang,” pungkasnya. (*)