Begini Reaksi Keluarga Korban soal Pacar Editor Metro TV Diduga Berbohong

ACEHSATU.COM – Pihak keluarga editor Metro TV almarhum Yodi Prabowo mengaku belum mengetahui persis keterangan yang dianggap penyidik tak sinkron saat memeriksa pacar Yodi, Suci Fitri Rohmah (24).

Dikutip dari Okezone.com, Ayah korban, Suwandi, sempat mendengar informasi itu melalui sejumlah pemberitaan media kemarin. Namun, dia sendiri tidak mengetahui secara pasti, terkait apa keterangan yang tidak sinkron tersebut.

“Memang saya kemarin lihat berita, katanya begitu. Tapi saya sendiri enggak tahu itu poin yang mana, kita enggak ngerti maksudnya bagaimana. Kalau kita pihak keluarga menyerahkan semua ini ke polisi, mau siapa pelakunya, mau posisinya anak saya salah atau enggak, yang penting cepat terungkap,” terangnya saat ditemui Okezone di kediaman, Jalan Alle Raya, RT06 RW08, Rempoa, Ciputat Timur, Tangerang Selatan (Tangsel), Sabtu (18/7/2020).

Dilanjutkan dia, selama ini tak ada gelagat aneh yang ditunjukkan Suci. Bahkan setiap malam, Suci selalu datang ikut pengajian dan tahlil bersama di rumah. Hanya terakhir malam kemarin dia tak datang karena suatu hal.

“Setiap malam ikut ngaji di sini, cuma kemarin malam aja memang enggak datang,” jelas Suwandi.

Selama ini, kata suwandi, semua informasi yang dibutuhkan dalam penyelidikan telah disampaikan ke petugas. Beberapa kali, petugas dari Polsek, Polres Jakarta Selatan hingga Polda Metro Jaya datang guna meminta keterangan pihak keluarga.

“Ini kan banyak tim yang menyelidiki, kalau ada yang sedikit berbeda saya juga enggak tahu apa penyebabnya. Kayak kemarin aja itu pemilik warung dekat lokasi kejadian kan awalnya bilang enggak kenal, tapi terakhir dia bilang kenal, berbeda,” ucapnya.

Sebelumnya, Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Selatan AKBP M Irwan Susanto mengatakan, pihaknya telah melakukan pemeriksaan terhadap Suci Fitri bukan hanya sekali. Pemeriksaan dilakukan sebanyak dua kali.

“Sementara (Suci Fitri) sudah dua kali diperiksa,” kata Irwan di Polres Metro Jakarta Selatan.

Meski telah dua kali melakukan pemeriksaan, namum kekasih Yodi Prabowo diduga memberikan keterangan palsu. Sejumlah keterangan yang diberikannya, dinilai penyidik berbohong dan tidak sesuai.

“Ada beberapa hal yang sifatnya mungkin bohong. Tapi kami masih mencocokkan dengan beberapa bukti. Kami menilai itu keterangannya tidak sesuai lah,” kata dia.

Padahal, saat ini polisi membutuhkan keterangan yang valid guna mengerucutkan motif dan pelaku pembunuhan.

“Artinya beberapa keterangan itu kan kita mengerucut ke pelaku. Tapi ada hal-hal yang sifatnya dari pihak saksi atau kerabat korban itu tidak sesuai,” pungkasnya. (*)