Begini Cara Mengakses KUR dan Persyaratannya bagi UMKM

Khusus di Provinsi Aceh, saat ini satu-satunya bank penyalur Kredit Usaha Rakyat (KUR) dengan pola syariah yakni Bank Syariah Indonesia (BSI) dengan menyalurkan 3 jenis KUR yang dapat Sobat UMKM memilih sesuai kondisi usaha yang dijalankan.
Aceh Dapat Jatah KUR Rp1,4 Triliun
Foto tagpad.info

ACEHSATU.COM | BANDA ACEH – Khusus di Provinsi Aceh, saat ini satu-satunya bank penyalur Kredit Usaha Rakyat (KUR) dengan pola syariah yakni Bank Syariah Indonesia (BSI) dengan menyalurkan 3 jenis KUR yang dapat Sobat UMKM memilih sesuai kondisi usaha yang dijalankan yaitu:

  1. KUR Super Mikro
  2. KUR Mikro
  3. KUR Kecil

Plafond KUR BSI

Setiap jenis produk KUR BSI memiliki besaran plafond yang berbeda-beda, Sobat dapat memilih sesuai kebutuhan dan kemampuan bayar:

  1. KUR Super Mikro s.d 10 Juta
  2. KUR Mikro >10 Juta s.d 50 Juta
  3. KUR Kecil > 50 Juta s.d 200 Juta

Tujuan Penyaluran KUR BSI

Baik KUR Super Mikro, KUR Mikro maupun KUR kecil memiliki tujuan penyaluran yang sama yaitu untuk Modal Kerja dan Investasi.

Jangka Waktu KUR BSI

  1. KUR Super Mikro untuk tujuan modal kerja sampai dengan 36 bulan dan untuk tujuan investasi sampai dengan 60 bulan.
  2. KUR Mikro untuk tujuan modal kerja sampai dengan 36 bulan dan untuk tujuan investasi sampai dengan 60 bulan (sama dengan jangka waktu Kur Super Mikro).
  3. KUR Kecil untuk tujuan modal kerja sampai dengan 48 bulan dan untuk tujuan investasi sampai dengan 60 bulan.

Margin KUR BSI

Margin KUR paling murah dari margin produk pembiayaan lain, jadi sangat beruntung bagi yang memperolehnya:

  1. KUR Super Mikro 6% (eff p.a)
  2. KUR Mikro 6% (eff p.a)
  3. KUR Kecil 6 % (eff p.a)

Jenis Akad Yang Digunakan KUR BSI

  1. KUR Super Mikro menggunakan akad Murabahah dan Ijarah.
  2. KUR Mikro menggunakan akad menggunakan akad Murabahah dan Ijarah.
  3. KUR Kecil menggunakan akad Murabahah, Ijarah dan MMQ.

Syarat Mengajukan KUR BSI

  1. Memiliki E-KTP yang telah terkoneksi dengan database Dukcapil dan data diri yang tertera di E-KTP harus sesuai dengan Dukcapil.
  2. Memiliki KK, identitas yang tertera di KK harus sesuai dengan yang tertera di E-KTP.
  3. Memiliki Buku Nikah bagi yang telah menikah.
  4. Memiliki Akte Cerai bagi yang berstatus Janda/Duda.
  5. Memiliki usaha produktif yang telah berjalan 6 bulan, sedangkan untuk KUR Super Mikro diperbolehkan di bawah 6 bulan.
  6. Memiliki NPWP (Nomor Pokok Wajib Pajak), NPWP dapat di peroleh di Kantor Pajak terdekat.
  7. Memiliki riwayat kredit/pembiayaan lancar di semua Bank atau lembaga keuangan lainnya.
  8. Memiliki Surat Keterangan Usaha yang di keluarkan oleh RT/RW/Kelurahan atau pejabat yang berwenang.
  9. Surat Keterangan Belum Menikah bagi belum menikah yang di keluarkan oleh RT/RW/Kelurahan atau pejabat yang berwenang.

Cara Mengajukan Pembiayaan KUR BSI

  1. Pastikan terlebih dahulu bahwa Sobat telah memenuhi syarat di atas.
  2. Mengunjungi Kantor Cabang Bank BSI terdekat
  3. Sampaikan bahwa hendak mengajukan pembiayaan KUR BSI.
  4. Setelah bertemu dengan petugas KUR, silahkan berdiskusi terkait besar angsuran, jangka waktu, biaya-biaya dan hal lain yang berkaitan dengan pengajuan Sobat.
  5. Serahkan dokumen persyaratan pada petugas KUR.
  6. Petugas akan melakukan pengecekan kelayakan dokumen permohonan.
  7. Setelah dinyatakan layak, Petugas KUR akan melakukan survei.
    Jika dinyatakan layak, petugas KUR akan memproses permohonan Sobat.
  8. Jika di setujui oleh pihak komite pembiayaan, maka petugas KUR akan menghubungi untuk tandatangan akad.
  9. Terlebih dahulu untuk membuka rekening Pembiayaan KUR.
  10. Prosesi tandatangan akad.
  11. Selesai.

Siapkan berkas dan silakan ajukan permohonan KUR ke Bank terdekat. (*)