Beberapa Hari Lalu Izin Lapangan Dicabut Dispora, Kini Dek Gam Somasi Presiden Persiraja Terkait Pelunasan Saham Klub

"Klien kami melayangkan somasi kepada Presiden Persiraja Zulfikar agar melunasi pengalihan saham Persiraja dalam waktu dua kali 24 jam. Jika somasi ini tidak direspons, kami akan lapor polisi,"
Anggota Komisi III DPR-RI Nazaruddin alias Dek Gam

ACEHSATU.COM | Banda Aceh – Nazaruddin Dek Gam Mantan Presiden Klub Persiraja yang juga Anggota Komisi III DPR RI melayangkan somasi atau peringatan hukum kepada Presiden Persiraja Zulfikar melalui kuasa hukumnya, terkait pengalihan saham perusahaan.

Baca Juga: Izin Pemakaian Stadion H Dimurthala Oleh Persiraja Dicabut Pemko Banda Aceh

Zulkifli selaku tim kuasa hukum Nazaruddin Dek Gam, di Banda Aceh mengatakan somasi dilayangkan sifatnya pertama dan terakhir. Somasi ini dilayangkan terkait kesepakatan pelunasan pengalihan saham PT Persiraja Lantak Laju, Kamis, (19/1/2023).

Baca Juga: Presiden Persiraja Sesalkan Sikap Dispora Banda Aceh Atas Izin Stadion H Dimurthala Dicabut

“Klien kami melayangkan somasi kepada Presiden Persiraja Zulfikar agar melunasi pengalihan saham Persiraja dalam waktu dua kali 24 jam. Jika somasi ini tidak direspons, kami akan lapor polisi,” ujar Zulkifli.

Selanjutnya juga Didampingi Askhalani, tim kuasa hukum lainnya, Zulkifli mengatakan Nazaruddin Dek Gam sebelumnya merupakan Presiden Persiraja. Namun, Nazaruddin mengalihkan 80 persen sahamnya kepada Zulfikar. 

Baca Juga: Kadispora Ungakap Hanya Menjalankan Aturan Atas Izin Stadion H. Dimurthala Dicabut

“Nilai saham yang dialihkan Rp1 miliar. Pembayaran pertama Rp350 juta dan selebihnya dikirim melalui cek dengan tanggal jatuh tempo pada 22 November 2022,” kata Zulkifli 

Sementara, Askhalani mengatakan saat cek dicairkan, pihak bank menolak mencairkan karena nominal saldo di rekening cek tidak mencukupi. Saldo di rekening cek hanya sebesar Rp4,8 juta.

Dalam kesepakatan, kata Askhalani, jika pengalihan saham PT Persiraja Lantak Laju tidak dilunasi, maka pengalihan batal, uang Rp350 juta dikembalikan kepada Zulfikar. Dan saham PT Persiraja Lantak Laju kembali menjadi milik Nazaruddin Dek Gam.

“Kami menunggu iktikad baik Presiden Persiraja. Kalau misalnya ada upaya musyawarah dan mufakat, maka persoalan ini tidak kami lanjutkan ke ranah hukum. Namun jika tidak, kami akan melaporkan ke polisi dengan dalih cek kosong,” kata Askhalani.

Sementara itu, Presiden Persiraja Zulfikar mengatakan dirinya akan memberikan konfirmasi pada konferensi pers di Stadion Dimurthala, Banda Aceh.

“Insya Allah, besok Jumat (20/1), kami konferensi pers di Stadion Dimurthala, Banda Aceh, terkait persoalan ini,” tutup Zulfikar.