Banda Aceh

Beasiswa Rp 1,9 Miliar Dituding Ada Kongkalikong, Humas Pemko Subulussalam Tak Berkomentar

Kabag Humas Pemko Subulussalam Abdul Rahman Ujung. (ACEHSATU.COM/NUKMAN ARUNG)

Kabag Humas Pemko Subulussalam Abdul Rahman Ujung. (ACEHSATU.COM/NUKMAN ARUNG)

Laporan Firmansyah

ACEHSATU.COM, BANDA ACEH – Demo mahasiswa HPP-sHaF Subulussalam di Bundaran Simpang Lima Banda Aceh memprotes pengesahan alokasi belanja dana hibah beasiswa sebesar Rp 19,2 miliar dalam APBK Subulussalam tahun 2016 tidak ditanggapi serius oleh pejabat pemerintah setempat.

Kepala Bagian (Kabag) Humas Pemko Subulussalam, Abdul Rahman Ujung yang dihubungi redaksi ACEHSATU.COM melalui pesan singkat, Rabu (24/02/2016) sekira pukul 19.00 malam, enggan memberi tanggapan.

“Sementara ini belum ada,” tulisnya.

Dia juga tidak mengetahui saat ditanyakan perihal alokasi belanja dana hibah beasiswa oleh Pemko Subulussalam sebesar Rp 1,92 miliar.

“Nanti saya tanya dulu sama Kadis Keuangan ya,” jawab Abdul singkat.

Hingga berita ini diturunkan, Abdul Rahman Ujung belum memberikan klarifikasi lebih lanjut terkait protes mahasiswa HPP-sHaF tersebut.

Diberitakan sebelumnya, puluhan mahasiwa yang tergabung dalam Himpunan Pelajar Perantauan syekh Hamzah Fansuri (HPP-sHaF) Subulussalam menggelar aksi demonstrasi di Bundaran Simpang Lima Banda Aceh, Rabu (24/02/2016).

Aksi yang dipimpin Julioner Antoni tersebut memprotes pengesahan belanja dana hibah kepada mahasiswa dalam APBK Subulussalam tahun 2016 karena dinilai sarat kepentingan oknum.

Berdasarkan pantauan ACEHSATU.COM sekitar pukul 15.30 WIB, para pendemo menggelar spanduk dan poster berisi protes terhadap kebijakan bersama antara Dewan Perwakilan Rakyat Kota (DPRK) dan Pemerintah Kota (Pemko) Subulussalam yang mengalokasikan belanja dana hibah kepada mahasiswa Subulussalam mencapai Rp 1,92 miliar.(*)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

To Top