Bau Busuk Penerimaan Tenaga Kontrak RSUDZA

7
1692

ACEHSATU.COM | BANDA ACEH – Seleksi penerimaan 500 formasi tenaga kontrak di Rumah Sakit Umum Daerah Zainoel Abidim (RSUDZA) Banda Aceh ditengarai sarat bau busuk kecurangan. Sejumlah nama peserta seleksi yang awalnya tidak tercatat pada daftar kelulusan, namun pada tiba-tiba muncul kembali dan dinyatakan lulus.

Hal ini terungkap berdasarkan keterangan Direktur Pusat Kajian Analis Pusat Analisis Kajian dan Advokasi Rakyat (PaKAR) Aceh, M Khaidir, Senin (6/3/2017).

Ia mengatakan, ada sejumlah indikasi kecurangan pada proses seleksi tenaga kontrak di lingkungan RSUDZA. Hal itu dapat dilihat pada pengumuman kelulusan dimana banyak nama siluman yang tiba-tiba muncul.

“Banyak nama-nama siluman yang awalnya dinyatakan tidak lulus, tapi kemudian muncul kembali di pengumuman akhir kelulusan,” ujar Khaidir.

Kemunculan nama-nama yang disebut sebagai siluman itu terjadi pada pengumuman lulus tahap akhir. “Kan ini aneh dari mana nama nama tersebut,” tegas Khaidir mempertanyakan.

Disebutkan, jumlah nama peserta yang diduga siluman dalam proses seleksi penerimaan tenaga honor di rumah sakit terbesar di provinsi Aceh itu mencapai belasan orang.

“Berdasarkan penelusuran, kami menemukan kemunculan nama siluman terjadi untuk formasi D-III Analis dan D-III Keperawatan,” jelasnya.

Sebagai informasi, pada awal Desember 2016 lalu RSUDZA telah mengumumkan secara terbuka penerimaan sebanyak 500 formasi tenaga kontrak untuk berbagai jenjang pendidikan. Proses penerimaan dilakukan melalui 5 tahap seleksi, dimulai kelengkapan administrasi, Tes Kompetensi Dasar (TKD), wawancara hingga pengumuman kelulusan. (*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here