Baru Dinyatakan Positif, Santri Magetan Asal Tamiang, MAH Sudah Sembuh, Begini Kejadiannya

Baru Dinyatakan Positif, Santri Magetan Asal Tamiang, MAH Sudah Sembuh, Begini Kejadiannya

ACEHSATU.COM [ ACEH TAMIANG  – Baru dinyatakan positif terpapar virus corono berdasarkan uji swab yang dikeluarkan laboratorium Balitbang Kesehatan Aceh  yang disampikan Direktur Rumah Sakit Umum Zainoel Abidin (RSUZA) Banda Aceh, DR dr Azharuddin SpOT-(K) Spine FICS, kepada awak media, Jumat (1/5/2020) siang usai meninjau ruang khusus perawatan  pasien covid-19.

Tim Gugus Covid-19 Pemkab Aceh Tamiang menyatakan santri MAH yang berstatus PDP sudah sembuh dan sudah negatif covid-19, begini kejadinnya, bahkan MAH bersama rekannya santri MR, Jumat (1/5/2020) siang sudah kembali ke  Aceh Tamiang.

Kabag Humas Pemkab Aceh Tamiang, Agusliayana Devita kepada Acehsatu.com, Jumat (1/5/2020) mengatakan, informasi yang disampaikan  Tim Informasi Gugus Tugas Aceh Tamiang dr Hardekky dan Koordinator Lapangan Penanganan Covid-19 RSUD Aceh Tamiang dr Andika Putra SpPD bahwa santri berstatsu PDP inisial MAH sudah boleh pulang ke Aceh Tamiang.

Kronologi tersebut jelas Devi, awalnya pasien berkode PDP 04 inisial MAH merupakan  seorang warga Kecamatan Seruway Aceh Tamiang yang baru pulang dari Magetan – Jawa Timur bersama keempat rekannya yang juga berstatus PDP.

“Setelah dinyatakan indikasi positif melalui rapid test, Tim Gugus Tugas Pemkab Aceh Tamiang bergerak cepat mengambil sampel uji swab ke empatnya pada 23 April 2020. Namun sampel uji ini agak terlambat dikirimkan ke Banda Aceh. PDP 04 lebih dulu tiba di RSUZA Banda Aceh,” jelas Devi

Setiba di RSUZA, PDP 04 tersebut kembali menjalani swab test sebanyak dua kali, Hasil tersebut kemudian dibawa ke Laboratorium Balitbang Kesehatan Aceh. Uji swab kedua dan ketiga yang dilakukan terhadap pasien PDP 04 menunjukkan hasil bahwa ia terkonfirmasi negatif Covid-19, namun hasil uji swab pertamayang keluar paling akhir  menunjukkan sebaliknya, hasilnya positif.

“Walau terlambat keluar, tapi swab test di RSUD Aceh Tamiang adalah yang pertama diambil,” tambah Devi lagi

Mendapati hasil yang berbeda, tim medis kemudian melakukan pengamatan secara mendalam selama tujuh hari keberadaannya di Banda Aceh, sebelum akhirnya memutuskan pasien PDP 04 dapat dipulangkan kembali ke Aceh Tamiang.

Jumat siang tadi, lanjut Devi, dikabarkan PDP 04 bersama rekannya –PDP 02 berinisial MR telah kembali ke Aceh Tamiang, dimana sebelumnya PDP 03 berinisial NH– yang dirujuk di RS Cut Meutia juga telah duluan kembali ke Aceh Tamiang dalam keadan sehat dan telah dikonfirmasi negatif Covid-19

“Sepulangnya nanti mereka diimbau menjalani kembali protokol kesehatan pencegahan Covid-19 secara mandiri,” Pinta Kabag Humas (*) .