Baru Delapan Persen Siswa Di Tamiang Divaksin Covid

Dari jumlah siswa di Aceh Tamiang yang mencapai 29.988 jiwa baru sekitar 8,11 persen yang sudah disuntik vaksin. Percepatan pelaksanaan vaksinasi di lingkungan sekolah, bentuk ikhtiar agar peserta didik dan orang tua serta guru merasa aman dalam menjalankan pembelajaran tatap muka.
siswa divaksin
Wakil Bupati Aceh Tamiang mengungkapkan baru 8,11 persen siswa sekolah di daerahnya yang disuntik vaksin. Rabu (15/9/2021) acehsatu.com/ist

ACEHSATU.COM [ ACEH TAMIANG – Dari jumlah siswa di Aceh Tamiang yang mencapai 29.988 jiwa baru sekitar 8,11 persen yang sudah disuntik vaksin. Percepatan pelaksanaan vaksinasi di lingkungan sekolah, bentuk ikhtiar agar peserta didik dan orang tua serta guru merasa aman dalam menjalankan pembelajaran tatap muka.

Masih minimnya siswa sekolah yang disuntik vaksin covid-19 diungkapkan Wakil Bupati Aceh Tamiang, T Insyafuddin ketika melaporkan kondisi percepatan vaksin di Aceh Tamiang kepada Sekda Aceh, Taqwallah dalam rapat virtual koordinasi percepatan pelaksanaan vaksinasi di Aceh di Ruang Kerja Bupati, Rabu (15/09/21).

Sekda Aceh, Taqwallah dalam rapat tersebut menjelaskan, percepatan pelaksanaan vaksinasi di lingkungan sekolah ialah bentuk ikhtiar agar peserta didik dan orang tua serta guru merasa aman dalam menjalankan pembelajaran tatap muka. Untuk itu, Ia meminta, agar instansi terkait dapat memastikan tidak hanya peserta didik, melainkan seluruh masyarakat untuk selalu menerapkan protokol kesehatan dengan memakai masker, menjaga jarak dan juga melakukan vaksinasi.

“Mari kita mulai terapkan gerakan memakai masker dan menjaga jarak sebagai kebutuhan. Ini bentuk ikhtiar kita. Sangat diperlukan upaya kita semua serta kerja keras pemerintah dalam mendorong agar tercapai target yang sudah kita tentukan sebesar 90 persen,” ujar  Taqwallah.

Lanjutnya, untuk mencapai target yang telah ditentukan, Taqwallah meminta agar setiap tenaga pendidik melakukan pendampingan terhadap siswa-siswinya guna mengantongi izin wali murid guna melakukan vaksinasi. Pendampingan bisa dilakukan dengan mengedukasi para wali murid prihal bahaya serta penanganan dan pencegahan Covid-19.

“kepada instansi terkait untuk saling berkoordinasi perihal penjadwalan vaksinasi”, ia menyerukan,” harap Sekda Aceh ini dan menambahkan, kunci sukses program ini, mari yakini bahwa vaksinasi salah satu upaya mencegah Covid-19.

siswa divaksin
Wakil Bupati Aceh Tamiang mengungkapkan baru 8,11 persen siswa sekolah di daerahnya yang disuntik vaksin. Rabu (15/9/2021) acehsatu.com/ist

Sekda Taqwallah menekankan setiap pejabat pemerintah bertanggung jawab memastikan keberhasilan program percepatan vaksinasi dk lingkungan sekolah tersebut.

“Setiap unsur pejabat memiliki kewenangan dan tanggung jawab untuk menyukseskannya agar kondisi kehidupan normal seperti sebelumnya. Tidak ada yang mudah dan sulit”, pungkasnya.

Sementara itu, unsur Dinas Kesehatan Aceh pada kesempatan tersebut turut meminta seluruh peserta rapat meyakinkan masyarakat bahwa vaksin Covid-19 aman dan halal.

“Para anak-anak juga memiliki kemungkinan untuk tertular virus Covid-19, dengan gejala yang dirasakan sama dengan yang dirasakan oleh usia dewasa. Begitu juga efek sementara yang ditimbulkan oleh proses vaksinasi” ujarnya.

Perihal sejauh mana pelaksanaan Vaksinasi di Kabupaten Aceh Tamiang, Wabup Insyafuddin, menyampaikan kepada Sekda Aceh, jumlah capaian yang telah didapat sebesar 8,11% dari sebanyak 29.988 orang jumlah total keseluruhan siswa di Aceh Tamiang.

“Kami terus berupaya dengan gencar melaksanakan ikhtiar ini agar tercapai sesuai target. Insya Allah di bulan Desember pelaksanaan vaksin ini sudah selesai” tutur Wabup Aceh Tamiang ini (*)