Bappeda Bireuen Gelar Rakor Pengendalian Program Percepatan Penanggulangan Kemiskinan

Dalam upaya menurunkan angka kemiskinan di Bireuen, Bapedda melaksanakan rapat koordinasi pengendalian program percepatan penanggulangan kemiskinan pada Selasa (17/11/2020) pagi.
Bappeda Bireuen
Bupati Bireuen, Dr H Muzakkar A Gani SH MSi membuka rapat koordinasi yang berlangsung di Aula Bappeda, Selasa (17/11/2020) pagi. (Foto. Rahmat Hidayat/ACEHSATU.COM)

Bappeda Bireuen Gelar Rakor Pengendalian Program Percepatan Penanggulangan Kemiskinan

ACEHSATU.COM | BIREUEN – Dalam upaya menurunkan angka kemiskinan di Bireuen, Bappeda melaksanakan rapat koordinasi pengendalian program percepatan penanggulangan kemiskinan pada Selasa (17/11/2020) pagi.

Rapat koordinasi yang berlangsung di Aula kantor Bappeda Bireuen, dibuka langsung oleh Bupati Bireuen Dr. H. Muzakkar A Gani, SH, Msi.

Bupati Bireuen Dr. H. Muzakkar A Gani, SH, MSi dalam rakor dihadiri Sekda, Asisten, kepala SKPK, kepala BPS, narasumber dari Kepala Bappeda dan BPS Bireuen, TKP2K Provinsi Aceh, dalam arahan diantaranya mengatakan, berdasarkan data BPS angka kemiskinan di Bireuen mengalami penurunan yang signifikan, dari 18,21 persen tahun 2012 menjadi 13,56 persen tahun 2019. Namun, angka tersebut masih jauh di atas angka kemiskinan rata-rata nasional.

Bupati menjelaskan, permasalahan dalam penanggulangan kemiskinan disebabkan berbagai hal. Karena ada perlambatan penurunan angka kemiskinan, sehingga kita perlu melakukan kaji ulang program yang telah kita laksanakan.

Menurutnya hal ini penting dilakukan agar kita bisa mendapatkan formulasi lebih baik dan lebih tepat mengatasi persoalan kemiskinan. Bireuen salah satu daerah prioritas pemerintahan Aceh, karena menjadi salah satu daerah kantong kemiskinan, ungkapnya.

Disampaikan juga bahwa berbagai upaya telah dilakukan tim untuk menurunkan angka kemiskinan, salah satunya upaya memperkuat dan memastikan seluruh program penanggulangan kemiskinan telah berjalan dapat berlangsung efektif.

Langkah strategis, memastikan penerima manfaat PKH, bantuan sosial beras, dan kelompok usaha bersama (KUBE), usaha ekonomi produktif (UEP), penerima rumah tidak layak huni (RTLH) tepat sasaran.

“Saya harapkan hasil rapat koordinasi ini dapat memberikan rekomendasi terbaru kepada saya, sesuai informasi yang berkembang untuk saya tindaklanjuti dalam progres-progres kerja ke depan,” harap imbuh Bupati Muzakkar A Gani.

Panitia juga Kabid Pemerintahan dan Pembangunan Manusia, Bappeda Bireuen, Irmawati SP menjelaskan, rapat ini diikuti 45 peserta, tujuan sosialisasi Permendagri Nomor 53 tahun 2020. Memberikan pemahaman terkait indikator kemiskinan, memberi informasi tentang arah kebijakan, strategi penanggulangan kemiskinan di Aceh.

Nara sumber Kepala Bappeda Bireuen Muslim MSi, materi sosialisasi Permendagri Nomor 3 tahun 2020. Kepala BPS Bireuen Dara Dian, profil kemiskinan Kabupaten Bireuen dan TKP2K Aceh Dr Hasrati, tentang kebijakan dan strategis penanggulangan kemiskinan di Aceh. (*)