Bapak Angkat Jokowi Divaksin COVID di Polres Bener Meriah

Bapak angkat Presiden Joko Widodo (Jokowi) di Aceh Nurdin Aman Tursina (73) menjalani vaksinasi tahap pertama. Bapak angkat Jokowi disuntik vaksin COVID-19 di Polres Bener Meriah.
Bapak Angkat Jokowi
Bapak angkat Presiden Joko Widodo (Jokowi) di Aceh Nurdin Aman Tursina (73) menjalani vaksinasi tahap pertama di Polres Bener Meriah. (dok. istimwa)

ACEHSATU.COM | BANDA ACEH – Bapak angkat Presiden Joko Widodo (Jokowi) di Aceh Nurdin Aman Tursina (73) menjalani vaksinasi tahap pertama. Bapak angkat Jokowi disuntik vaksin COVID-19 di Polres Bener Meriah.

“Hari ini ayah angkat Presiden Jokowi menerima vaksin COVID-19 tahap pertama,” kata Kasubag Humas Polres Bener Meriah Iptu Jufrizal kepada wartawan, Jumat (2/7/2021).

Nurdin disuntik oleh vaksinator dari Polres Bener Meriah yaitu Aipda Kali Masuri. Penyuntikan vaksin digelar di gerai vaksin Polres setempat.

Proses penyuntikan disaksikan Kapolres Bener Meriah AKBP Siswoyo Adi Wijaya serta Danyon 114 Satria Musara. Selain Nurdin, vaksinasi itu juga dibuka untuk masyarakat umum setiap hari.

Bapak Angkat Jokowi
Bapak angkat Presiden Joko Widodo (Jokowi) di Aceh Nurdin Aman Tursina (73) menjalani vaksinasi tahap pertama di Polres Bener Meriah. (dok. istimwa)

“Masyarakat yang hendak melaksanakan vaksin COVID-19 silahkan datang ke gerai vaksin Polres Bener Meriah dan Puskesmas terdekat,” jelas Nurdin.

Untuk diketahui, Nurdin menjadi bapak angkat saat Jokowi tinggal dan bekerja di PT Kertas Kraft Aceh sekitar tahun 1986-1988. Nurdin merupakan warga Bener Meriah, Aceh.

Permintaan Presiden Joko Widodo

Sebelumnya, Presiden Joko Widodo meminta vaksinasi dilakukan lebih masif. Dia menargetkan vaksinasi yang dilakukan bisa mencapai 1-2 juta dosis per hari.

Target itu ditetapkan bertahap, di bulan Juli dia ingin vaksinasi bisa dilakukan 1 juta dosis per hari dan di bulan Agustus mencapai 2 juta dosis per hari. Sampai hari ini dia mengatakan sudah ada 42 juta dosis vaksin yang disuntikkan.

“Saya nggak mau ada tawar menawar lagi. Ini harus 1 juta di Juli, Agustus 2 juta. Harus, karena kunci masalah ekonomi ini adalah urusan COVID ini selesai,” ungkap Jokowi saat membuka Munas Kadin VIII, Rabu (30/6/2021). (*)