Bantuan UKM Rp 1,2 Juta Dibuka Kembali Sampai 26 April, Ini Syaratnya

"Pemerintah membuka kembali bantuan untuk Usaha Kecil Menengah (UKM) tahun 2021, masing masing pelaku usaha kecil ini mendapatkan bantuan sebesar Rp 1,2 juta. Pendaftaran dilakukan langsung pra UKM di Dinas Koperasi dan UKM di masing-masing kabupaten/kota sampai, Jumat 26 April 2021" Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (UKM) Aceh, Helvizar Ibrahim.
bantuan ukm
Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (UKM) Aceh, Helvizar Ibrahim

Bantuan UKM Rp 1,2 Juta Dibuka Kembali Sampai 26 April, Ini Syaratnya

ACEHSATU.COM [ BANDA ACEH — Pemerintah membuka kembali bantuan untuk Usaha Kecil Menengah (UKM) tahun 2021, masing masing pelaku usaha kecil ini mendapatkan bantuan sebesar  Rp 1,2 juta. Pendaftaran dilakukan langsung pra UKM di Dinas Koperasi dan UKM di masing-masing kabupaten/kota sampai, Jumat 26 April 2021.

Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (UKM) Aceh, Helvizar Ibrahim mengatakan, bantuan UKM dari pemerintah pusat ini iberikan dalam rangka pemulihan ekonomi nasional.

“Sehubungan dengan Program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) akan dilaksanakan pendataan calon penerima BPUM Tahun anggaran 2021 oleh Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil Menengah,” kata Helvizar, di Banda Aceh, Selasa, (6/4/2021) .

Helvizar mengatakan, pendataan penerima bantuan BPUM tersebut dilakukan melalui Dinas yang membidangi Koperasi dan UKM di masing-masing kabupaten/kota. Karena itu, ia meminta pelaku UMKM untuk segera mendaftarkan diri pada dinas yang membidangi koperasi dan UMKM kabupaten/kota masing-masing. “Adapun pendaftaran bantuan UMKM tersebut hanya bisa dilakukan secara luring alias offline di kantor dinas koperasi dan UKM masing-masing kabupaten/kota,” kata Helvizar.

Helvizar yang juga mantan ketua Bappeda Aceh itu menjelaskan,  penerima BPUM tersebut tidak dibolehkan sedang menerima Kredit Usaha Rakyat (KUR).

Adapun syarat penerima adalah berwarga negara Indonesia, memiliki Kartu Tanda Penduduk (KTP) Elektronik, memiliki usaha mikro dibuktikan dengan surat calon penerima BPUM, dan bukan Aparatur Sipil Negara (ASN), TNI/Polri, Pegawai BUMN dan Pegawai BUMD.

bantuan ukm
Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (UKM) Aceh, Helvizar Ibrahim

Selanjutnya, Helvizar menambahkan, calon penerima bantuan mendaftarkan diri  pada dinas koperasi dan UKM kabupaten/kota dengan melampirkan  dokumen sebagai berikut :

  • Fotokopi KTP Elektronik.
  • Fotokopi Kartu Keluarga (KK)
  • Fotokopi Nomor Induk Berusaha (NIB) atau Surat Keterangan Usaha (SKU)  dari Keuchik.

Helvizar mengatakan, pelaku juga usaha harus mencantumkan nomor telepon seluler, apabila tidak memiliki, maka yang bersangkutan dapat mencantumkan nomor keluarga atau koordinator usaha yang dapat dihubungi langsung  melalui SMS atau pesan WhatsApp (WA).

Baca :Dinas Koperindag dan UKM Langsa Buka Pendaftaran Penyaluran Modal Kerja bagi Usaha Mikro

Baca :Wali Kota Langsa Geser Kadis DPPKP, Koperindag dan UKM serta Kepala BPBD

“BPUM ini diberikan dalam bentuk uang sejumlah Rp1,2 juta secara sekaligus kepada pelaku usaha mikro yang memenuhi kriteria tertentu dan disalurkan langsung ke rekening penerima melalui Bank Penyalur atau PT. POS Indonesia serta tidak ada pemungutan biaya,” ujar Helvizar.

Helvizar mengatakan, pengusulan calon penerima BPUM Tahap 1 tahun 2021 dari Dinas Koperasi dan UKM kabupaten/kota di Aceh paling lambat diterima pihaknya pada Jumat 26 April 2021. Usulan yang melewati tanggal tersebut akan diusul pada periode Mei 2021.

Jika ingin menanyakan perihal BPUK tersebut, maka masyarakat dapat mengaksesnya di Call Center BPUM 1500587 atau WhatsApp BPUM 0822 1012 5663. [•]