Bank Aceh Latih 50 Tukang Pangkas Tradisional Jadi Pelaku Barbershop Modern

"Meningkatkan Keterampilan Jasa Pangkas Rambut Tradisional melalui Pengembangan Usaha Modern Barbershop"
Dok. BANK Aceh Syariah KPO. Foto bersama ini seusai pembukaan pelatihan peningkatan kapasitas pelaku UMKM Jasa Pangkas Rambut di Aula Dinas Koperasi dan UKM Aceh, Banda Aceh, Selasa (9/8/2022)

ACEHSATU.COM | BANDA ACEH – Bank Aceh Latih 50 Tukang Pangkas tradisional Jadi Pelaku Barbershop Modern.

PT Bank Aceh kembali menggelar Pelatihan peningkatan kapasitas bagi pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah atau UMKM untuk 50 orang tukang pangkas tradisional dan modern yang berada di Banda Aceh dan Aceh Besar

Pelatihan ini bertema “Meningkatkan Keterampilan Jasa Pangkas Rambut Tradisional melalui Pengembangan Usaha Modern Barbershop”.

Oleh karena di antara pematerinya adalah pelaku barbershop modern di Banda Aceh.

Pelatihan tersebut digelar di Aula Dinas Koperasi Usaha Kecil dan Menengah (Diskop) UKM Aceh, Banda Aceh. Pelatihan ini digelar selama dua hari dari Selasa dan Rabu, 9 -10 Agustus 2022.

Pemimpin Bank Aceh, Fadhil Ilyas, dalam laporannya saat pembukaan acara ini mengatakan pelatihan peningkatan pelaku UMKM di Banda Aceh ini sudah kesekian kali digelar oleh Bank Aceh Kantor Pusat Operasional (KPO).

Mulai pelatihan kepada perajin ikan keumamah di Lampulo pada 2019, pelatihan untuk berbagai pelaku UMKM lainnya, termasuk saat pandemi Covid-19 tahun 2020-2021.

Terbaru pelatihan untuk perajin tas bordir Aceh di Banda Aceh dan Aceh Besar ini pada 21-23 Juni 2022 yang digelar di Kantor Dekranasda Banda Aceh.

Sedangkan kali ini, kata Fadhil, pelatihan dikhususkan kepada tukang pangkas tradisional dan modern.

Apalagi untuk kelompok UMKM tukang pangkas, tambah Fadhil Ilyas, diyakini tak pernah mendapatkan pelatihan sebelumnya, melainkan mereka bisa secara otodidak.

“Pelatihan ini mengarah kepada pelayanan pangkas tradisional selama ini menjadi barbershop modern,” kata Fadhil Ilyas.

Dikatakan, barbershop modern dimaksudkannya adalah bisa memberikan pelayanan yang tak hanya pangkas.

Tetapi juga berbagai pelayanan lainnya, seperti keramas, creambath, bahkan juga terintegrasi dengan pelayanan berbagai kebutuhan gaya hidup atau lifestyle lainnya, seperti cafe dan lain-lain.

“Sehingga melalui barbershop ini juga menambah tenaga kerja atau bisa membuka lapangan kerja baru,” kata Fadhil Ilyas.

Lebih dari itu, katanya, barbershop modern juga harus memanfaatkan era digital.

Misalnya membuat aplikasi untuk kemudahan pelanggan yang tentunya juga dipromosikan di berbagai media sosial, seperti instagram, facebook, dan lain-lain.

“Dengan aplikasi ini nantinya pelanggan yang datang ke barbershop tak perlu antre seperti sering terjadi selama ini.

Artinya semua sudah terjadwal di aplikasi dan pelanggan juga bisa memanggil layanan barbershop ini ke rumahnya.

Semuanya harus bisa disesuaikan dengan perkembangan zaman,” kata Fadhil Ilyas.

Untuk mewujudkan barbershop modern, kata Fadhil Ilyas, PT Bank Aceh KPO siap memberikan pembiayaan kepada pelaku UMKM ini sesuai kebutuhan, seperti untuk pelaku UMKM lainnya.

Selanjutnya pelatihan ini dibuka Kepala Dinas Koperasi dan UKM Aceh yang diwakili Sekretaris Diskop dan UKM Aceh, Saiful Bahri.

Saiful Bahri mengucapkan terimakasih kepada PT Bank Aceh Syariah KPO yang selama ini aktif menggelar pelatihan untuk pelaku UMKM di Banda Aceh dan sekitarnya.

Saiful Bahri berharap Bank Aceh yang berada diseluruh Aceh juga bisa menggelar kegiatan serupa dan berbagai pelatihan lainnya untuk membina para pelaku UMKM di daerah masing-masing.

Turut hadir saat pembukaan acara ini, antara lain para pimpinan Bank Aceh KPO dan Kepala Kantor Cabang Pembantu di Banda Aceh.