Banjir Rob Rendam Permukiman Warga di Meulaboh, DPRA Minta Pusat Atasi Persoalan

Banjir Rob Rendam Permukiman Warga di Meulaboh, DPRA Minta Pusat Atasi Persoalan

ACEHSATU.COM | MEULABOH – Pemukiman penduduk di ibukota Kabupaten Aceh Barat terendam banjir rob sejak Sabtu (11/7/2020). Walhasil, tercatat sedikitnya 42 rumah warga di Desa Pasir mengalami kerusakan.

Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Provinsi Aceh (DPRA) Fuadri dalam pernyataannya kepada wartawan, menyampaikan harapannya agar pemerintah pusat mengatasi banjir rob atau banjir air pasang laut itu.

“Kami berharap kepada pemerintah pusat agar memberikan perhatian khusus terhadap bencana banjir rob di Aceh Barat yang terjadi setiap tahun,” kata Fuadri, yang dikutip ACEHSATU.COM dari Antara, Senin (13/7/2020).

Politisi PAN ini juga meminta perhatian pemerintah pusat untuk mengalokasikan anggaran yang memadai agar musibah banjir rob tersebut bisa secepatnya teratasi.

Sementara itu, banjir rob yang terjadi di Meulaboh sejak dua hari lalu dilaporkan telah merusak puluhan rumah warga di kawasan itu.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Aceh Barat hingga kini masih terus melakukan pendataan.

“Kami masih berupaya mendata kerusakan akibat bencana alam akibat banjir rob,” kata Kepala BPBD Aceh Barat Mukhtaruddin kepada wartawan di Meulaboh, Minggu (12/7) malam.

Adapun rumah warga yang rusak tersebar di Dusun I sebanyak 14 rumah rusak sedang dan di Dusun II dua rumah warga rusak berat dan 26 rumah warga rusak ringan.

BPBD Aceh Barat juga terus melakukan evakuasi warga yang bermukim di pinggir laut ke Posko Darurat yang berlokasi di Lapangan Teuku Umar, Meulaboh. (*)