Banjir Pidie Telan Korban Jiwa

Rudi mengatakan saat kejadian tidak satu pun pengendara lain yang mengetahui, beberapa saat kemudian ada pengendara lain yang melewati kawasan tersebut dan melihatnya tergeletak di badan jalan berlubang.
Banjir Pidie
Banjir Pidie Telan Korban Jiwa. Seorang warga kecamatan Delima Pidie dilaporkan terpeleset dan terjatuh di jalan Lintas Gampong Pukat hingga Meninggal dunia akibat jalan masih berlumpur sisa banjir beberapa waktu lalu

ACEHSATU.COM | PIDIE – Banjir Pidie Telan Korban Jiwa. Seorang warga kecamatan Delima Pidie dilaporkan terpeleset dan terjatuh di jalan Lintas Gampong Pukat hingga Meninggal dunia akibat jalan masih berlumpur sisa banjir beberapa waktu lalu

Korban Jiwa Banjir Pidie Bernama Junaidi (47) warga Desa Bambong Reuseb Kecamatan Delima Kabupaten Pidie meninggal dunia akibat jatuh dan tersungkur di jalan karena badan jalan masih berlumpur sisa banjir.

Salah satu warga yang berada dilokasi kejadian, Rudi, Selasa mengatakan Kejadian tersebut terjadi di jalan lintas Garot – Jabal Ghafur tepatnya di Gampong Pukat Kecamatan Pidie Kabupaten Pidie, Selasa (18/1) sekitar pukul 02.30 WIB.

Korban diduga mengalami kecelakaan tunggal dan mengalami pendarahan di bagian kepala sehingga nyawa korban tak bisa tertolong.

Rudi mengatakan saat kejadian tidak satu pun pengendara lain yang mengetahui, beberapa saat kemudian ada pengendara lain yang melewati kawasan tersebut dan melihatnya tergeletak di badan jalan berlubang.

Menurutnya, diduga korban jatuh dan terpental ke dalam lubang besar yang terkikis oleh banjir, sehingga menyebabkan terjadinya pendarahan di bagian kepala.

Kemudian, warga yang berada di lokasi mencoba meminta bantuan mobil ambulans ke Puskesmas yang berada sekitar 50 meter dari lokasi kejadian.

Namun warga kecewa lantaran tidak ada ambulans dan puskesmas tutup.

Tidak lama kemudian mobil ambulans dari RSUD Tgk Chik Di Tiro Sigli datang ke TKP kemudian korban dilarikan ke rumah sakit.

"Pukul 04.00 WIB jenazah di jemput pihak keluarga untuk di bawa pulang ke rumah duka di Desa Bambong Reuseb kecamatan Delima, Pidie," kata Rudi.

Kepala Pukesmas Pidie, Susi Yanti Ekasartika saat dikonfirmasi mengatakan mengenai hal tersebut bahwa Pukesmas Pidie bukan Pukesmas rawat inap melainkan rawat jalan.

"Dua mobil ambulance tersebut kami pindahkan ke rumah supir yang berada di Lhok Keutapang Kecamatan Pidie dikarena Pukesmas banjir," demikian Susi Yanti.

Banjir Pidie Mengakibatkan Tanggul Sungai Jebol

Untuk diketahui Banjir yang melanda kabupaten Pidie di akibatkan Jebol Tanggul di krueng Gampong Baroe, Hal tersebut di sampaikan Oleh Ilyas kepada Wartawan.

“Hujan menyebabkan debit air sungai meningkat dan mengakibatkan jebol tanggul atau tebing sungai Krueng Gampong Baro,” kata Kepala Badan Penanggulangan Bencana Aceh (BPBA) Ilyas dalam keterangan kepada wartawan

Petugas BPBD Pidie masih mendata jumlah rumah terdampak banjir. Saat ini air berarus deras masih memasuki permukiman penduduk.

“Air masih menggenangi rumah warga dengan kondisi yang deras,” jelas Ilyas.

Selain banjir, longsor menutupi badan jalan lintas provinsi di Kecamatan Tangse, Pidie. Material longsor masih menutupi jalan sehingga mengganggu arus lalu lintas