Banjir di Lhoksukon dan Cot Girek Sudah Mulai Surut

ACEHSATU.COM | Lhoksukon – Kondisi banjir di Kabupaten Aceh Utara pasca diguyur hujan deras beberapa hari lalu sudah berangsur mulai surut.

Seperti terpantau di Kecamatan Lhoksukon dan Cot Girek, Jumat (12/11/2021).

Geuchik Gampong Trieng Kecamatan Cot Girek Aceh Utara, Syadik mengatakan, air yang naik pada subuh tadi sudah berangsur surut , “Alhamdulillah air sudah mulai surut, cuma air masih ada dipekarangan rumahan warga”, ujar Geuchik Gampong Trieng yang dijumpai Acehsatu.com pada Jumat, (12/11/2021).

Syadik menyebutkan imbas dari banjir tersebut sekitar 45 rumah di desanya terendam banjir.

Syadik melanjutkan, banjir di daerahnya disebabkan karena luapan air sungai Krueng Peutoe dan jebolnya beberapa tanggul sehingga air merendam rumah warga hingga ketinggian air mencapai 80 Cm.

Hal yang senada juga diungkapkan oleh Geuchik Gampong Kumbang KM VII Kecamatan Cot Girek, Wan Nekat, air didaerahnya juga sudah berangsur mulai surut.

“Air hanya tinggal di pekarangan rumah warga sedangkan di jalan sudah tidak ada air”, ujar Wan Nekat.

Walaupun air mulai surut, lanjut Wan Nekat, untuk dapur umum masih dibuka, “mudah-mudahan Aceh Utara tidak diguyur hujan deras lagi”, kata Wan Nekat.

Terkait banjir Aceh Utara, Plt Kalaksa BPBD Aceh Utara Murzani kepada awak media mengatakan, saat ini pihaknya masih mendata kondisi banjir dilapangan.

Murzani melanjutkan , banjir dibeberapa wilayah di Aceh utara terjadi akibat luapan sungai Krueng Peutoe dan jebolnya beberapa tanggul karena tidak mampu menampung debit air yang tinggi.

Adapun tanggul yang jebol diantaranya, tanggul di Gampong Trieng dan Gampong Jok Km II Kecamatan Cot Girek. Sementara tanggul di Gampong Kumbang dan Gampong Teungoh Lt KM X ikut bocor karena derasnya hujan dan tidak mampu membendung air.

Sementara tangul di Gampong Kumbang dan di Gampong Teungoeh Lt KM X ikut bocor akibat rendahnya tanggul penahan”, Ucap Plt Kalaksa BPBD Aceh Utara.

Sebelumnya banjir terjadi dibeberapa kecamatan di Aceh Utara, diantaranya Kecamatan Sawang , Nisam , Bandar Baro , Matang Kuli , Kecamatan Cot Girek dan Kecamatan Ibu Kota Aceh Utara yaitu Lhoksukon. Untuk banjir di Kecamatan Lhoksukon setidaknya 10 Gampong di Kecamatan Lhoksukon terendam, (Syahrul).