oleh

Banda Aceh dan Aceh Besar Perkuat Protokol Pendidikan

-Banda Aceh-333 views

Banda Aceh dan Aceh Besar Perkuat Protokol Pendidikan

ACEHSATU.COM | BANDA ACEH – Pemangku Kebijakan Pendidikan Kota Banda Aceh dan Aceh Besar menyiapkan protokol pendidikan untuk melengkapi protokol kesehatan sebagai panduan kepada sekolah dalam mempersiapkan mulainya tahun ajaran baru pada tanggal 13 Juli 2020 nanti.

Demikian pendapat yang muncul dalam silaturrahim dan coffee morning yang dilakukan Majelis Pendidikan Aceh (MPA) dengan pemangku kebijakan pendidikan Kota Banda Aceh dan Aceh Besar, pada Selasa, 16 Juni 2020 di Ruang Rapat Sekretariat MPA, Banda Aceh.

Baca Juga: Teungku HM Daud Zamzami Dikukuhkan Menjadi Ketua MPU Aceh

“MPA memiliki kewajiban untuk mendengar perkembangan kebijakan pendidikan di Aceh, dalam kesempatan ini kami perlu mendengar kesiapan pemangku kebijakan pendidikan di Kota Banda Aceh dan Aceh Besar dalam persiapan masuk sekolah pada tanggal 13 Juli 2020” Kata Profesor Abdi A Wahab dalam pengantarnya pertemuan itu.

Menurut Abdi, pada kesempatan silaturrahim itu hadir Kepala Dinas Pendidikan Kota Banda Aceh, Dr Saminan. Kepala Dinas Pendidikan Dayah Kota Banda Aceh, Tgk Tarmizi. Kepala Dinas Pendidikan Aceh Besar, Dr Silahuddin, dan Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Aceh Besar, Abrar Zym S.Ag.

“Kami sudah menyiapkan protokol pendidikan di Kota Banda Aceh. Dalam protokol ini kami sudah menyiapkan roster, pembagian kelas di sekolah dan kelas di rumah, konsep mengajar, sampai dengan upaya-upaya jaga jarak (distancing)” ujar Kepala Dinas Pendidikan Kota Banda Aceh, Saminan.

Baca Juga: ACEHSATU.TV, Inilah Arti Istilah Mudik Dalam Kamus KBBI, Temukan Jawabanya Disini

Saminan menambahkan bahwa belajar di rumah sebenarnya adalah untuk sepanjang masa. Modul-modul untuk pembelajaran daring akan disiapkan.

Metode balajar seperti ini akan terus dilanjutkan dalam kondisi normal baru (new normal). Bahkan ini bagus karena pembangunan fisik sekolah ke depan akan dapat dibatasi.

Baca Juga: Lagi Nyetir, Seorang Sopir Mobil Penumpang di Aceh Meninggal Mendadak, Korban Dievakuasi Tim COVID-19

Hal yang sama juga disampaikan Kepala Dinas Pendidikan Aceh Besar, Dr Silahuddin. Menurutnya, Aceh Besar merumuskan sejumlah protokol pendidikan yang bermuara kepada cara belajar daring dan luring.

“Saya berharap MPA harus menjadi perekat dalam dunia pendidikan di Aceh, Dinas Pendidikan Aceh Besar menyiapkan protokol pendidikan yang berbasis pada metode belajar daring dan luring sebagai upaya persiapan masuk sekolah pada tanggal 13 Juli 2020” kata Dr Silahuddin.

Sementara Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Aceh Besar, Abrar Zym mengatakan bahwa protokol pendidikan madrasah segera diluncurkan. “Kemenag Aceh Besar berkomitmen mengikut protokol pendidikan dan protokol kesehatan sesuai instruksi Kementerian Agama, di mana yang boleh belajar di madrasah adalah madrasah yang berada di zona hijau. Begitu juga nanti anak-anak masuk sekolah/madrasah dengan cuci tangan, jam belajar di persingkat, jumlah rombel di minimalisir, dan hari-hari yang tidak belajar diberikan tugas” Sambung Abrar Zym.

Kepala Dinas Pendidikan Dayah Kota Banda Aceh, Tgk Tarmizi menyebutkan sejumlah dayah terpadu di Kota Banda Aceh akan segera aktif.

“Proses pendidikan di dayah salafiyah sudah berlangsung di Kota Banda Aceh sedangkan dayah modern atau dayah terpadu akan masuk asrama mulai tanggal 20 Juni 2020 nanti.

Sebelum itu, santri-santri yang akan masuk dayah modern atau terpadu akan dilakukan tes yang sesuai dengan protokol kesehatan”, kata Tgk Tarmizi.

Dalam silaturrahim Majelis Pendidikan Aceh (MPA) dengan pemangku kebijakan pendidikan Aceh Besar, hadir juga Plt sekretariat Zuhri dan Asmawati, dan pengurus MPA, antara lain Ir. Said Mustafa, Dr Sofyan A Gani, Dr Nazamuddin, Profesor Husni, Dra Naimah Hasan, Profesor Rinaldi Idroes, Drs Syaiful Bahri, M.Pd., Drs Irhamuddin, Dr Rusli Yusuf, Dr Ismail, Profesor Murniati, Dr Sulastri dan Dr Mukhlisuddin.