Bahayakan Pelintas, Oprit Jembatan Rheum Baroh Minta Dibangun Tuntas

Warga berharap oprit jembatan plat beton di jalan lingkar dekat tambak, mengubungkan Gampong Rheum Baroh dan Blang Kuta Dua Meunasah, Kecamatan Simpang Mamplam, Bireuen, diharapkan dibangun tuntas dan daspal
Oprit Jembatan Rheum Baroh
Warga berada dijembatan diminta bangun jalan masuknya, Selasa (10/11/2020). (Foto : Rahmat Hidayat/ACEHSATU.COM).

Oprit Jembatan Rheum Baroh Minta Dibangun Tuntas

ACEHSATU.COM | BIREUEN – Oprit jembatan Rheum Baroh di Kecamatan Simpang Mamplam membahayakan pelintas, karena kondisi tinggi atau terjal dan licin.

Warga berharap oprit jembatan plat beton di jalan lingkar dekat tambak, mengubungkan Gampong Rheum Baroh dan Blang Kuta Dua Meunasah, Kecamatan Simpang Mamplam, Bireuen, diharapkan dibangun tuntas dan daspal.

Pantauan dan keterangan yang diperoleh Acehsatu.Com sebelumnya dan kembali melintas di lokasi kemarin, jembatan itu dibangun sekitar tiga tahun lalu, sebagai jalan akses bagi warga antar gampong tersebut.

Namun dampak jalan masuk ke jembatan masih belum sempurna selesai dan belum diaspal, sangat beresiko dilalui warga.

Bahkan ada barang dibawa jatuh melewati jembatan kondisinya tinggi, jika tergelincir bisa jatuh ke kolam atau tambak dipinggir.

Hamid Nasir (42) dan A Bakar (42) warga Blang Kuta Dua Meunasah ditemui awak media ini dilokasi, Selasa (10/11/2020) kemarin mengharapkan, agar pemerintah dapat segera menuntaskan pembangunan oprit masuk jembatan itu.

“Kondisi jalan masuk jembatan ini terlalu tinggi dan licin dilalui kendaraan warga, kondisi dibagian pinggir, juga belum ada pelindung sangat bahaya dilalui warga, kami harap dapat diaspal,” ujarnya.

Dikatakan juga, untuk memperbaiki badan jalan masuk jembatan sebelumnya rusak, dilakukan secara swadaya oleh warga dan juga dibantu dengan berat melaksanakan pekerjaan disekitar lokasi. (*)