Babak Baru Gerakan Aceh Merdeka

“Tidak ada dalam riwayat leluhur saya yang suka untuk berebut kekuasaan. Amanah ini semata-mata hanya untuk melanjutkan perjuangan yang mulia,” kata Yusra Habib memberi alasannya menerima amanah dari Anggota Majelis Negara Acheh Darussalam.
Gerakan Aceh Merdeka
Sosok Dr. H. Yusra Habib Abdul Gani, SH. Foto HO/ACEHSATU.com

“Tidak ada dalam riwayat leluhur saya yang suka untuk berebut kekuasaan. Amanah ini semata-mata hanya untuk melanjutkan perjuangan yang mulia,” kata Yusra Habib memberi alasannya menerima amanah dari Anggota Majelis Negara Acheh Darussalam.

Yusra Habib Abdul Ghani
Yusra Habib saat masih muda. HO/ACEHSATU.com

15 tahun setelah GAM dan RI mencapai kesepakatan damai, aksi diplomasi di luar negeri berhenti total.

Aceh kembali  bergumul dengan politisi Indonesia di Jakarta.

Dunia pun tetap melihat Aceh sebagai salah satu provinsi di Indonesia.

“Aksi diplomatik inilah yang akan terus saya lakukan setelah saya dilantik sebagai Perdana Menteri,” tukas Yusra.

Yusra pun mengaku sudah dipilih Qadhi Negara, Anggota Majelis Tuha Peut, dan Anggota Majelis Lapan 13 dari 17 wilayah di Aceh.

“Mereka semua ada di Aceh,” kata Yusra sambil terkekeh. (Bersambung)