https://acehsatu.com/wp-content/uploads/fluentform/ff-ca78e0025ec30038b1f804938a108109-ff-IMG-20240402-WA0003.jpg

Berita Lainnya

https://acehsatu.com/wp-content/uploads/fluentform/ff-c926ea740f30a093883f895c1586ddc8-ff-IMG-20240402-WA0004.jpg

Hukum

Politik

Gambar: ojk.go.id

ACEHSATU.COM | BANDA ACEH – Kalau usaha Anda membutuhkan suntikan dana segar sementara Anda tidak memilikinya, maka Anda bisa memilih cara untuk meminjam dana atau utang. Utang di dalam dunia bisnis bukanlah hal yang tabu untuk dilakukan. Sayangnya, banyak orang tidak mengerti bagaimana cara berutang yang baik dengan mempertimbangkan banyak faktor. Katakanlah, faktor pemilihan bunga.

Bagaimana memilih sistim angsuran yang tepat untuk kondisi kita? Baik untuk orang lain belum tentu baik untuk diri kita.

Acap kali orang terpesona hingga terkecoh dengan bujukan kata-kata sponsor dalam promosi bunga kredit. Angka bunga kredit yang rendah belum tentu merupakan angsuran termurah. Bisa jadi, justru angka bunga kredit yang tinggi merupakan angsuran termurah. Promosi angka bunga kredit yang rendah tidak dapat menjadi jaminan total pinjaman Anda bisa rendah juga.

Mari mengenal bunga kredit! Pertama, jenis bunga yang didasarkan atas sifat bunga, yaitu bunga tetap dan mengambang. Kedua, menurut perhitungan terhadap pokok (kredit), yaitu sistim bunga flat, efektif, dan anuitas.

Bunga Tetap (Fixed Interest)

Dalam sistem ini, tingkat suku bunga tidak akan berubah selama periode tertentu sesuai kesepakatan. Jika tingkat suku bunga pasar (market interest rate) berubah (naik/turun), bank akan tetap konsisten pada suku bunga yang telah ditetapkan. Lembaga pembiayaan yang menerapkan sistem bunga tetap menetapkan jangka waktu kredit antara 1-5 tahun.

Keuntungan bagi Anda adalah jika suku bunga pasar naik, Anda tidak akan terbebani bunga tambahan. Sebaliknya jika suku bunga pasar turun dan selisih nya lumayan besar, maka Anda sebaiknya mempertimbangkan untuk melakukan refinancing. Anda mesti menyelesaikan kredit lebih cepat dan mengganti dengan kontrak baru yang berbunga rendah.

Bunga Mengambang (Floating Interest)

Dalam sistim ini, tingkat suku bunga akan mengikuti naik turunnya suku bunga pasar.Jika suku bunga naik,maka bunga kredit Anda juga ikut naik, demikian pula sebaliknya. Sistim bunga ini diterapkan untuk kredit jangka panjang, seperti kredit kepemilikan rumah, modal kerja, usaha dan investasi.

Bunga Flat (Flat Interest)

Pada sistem bunga flat, jumlah pembayaran pokok dan bunga kredit besarnya sama setiap bulan. Bunga flat biasanya diperuntukkan untuk kredit jangka pendek. Contoh, kredit mobil, kredit motor dan kredit tanpa agunan.

Bunga Efektif (Effective Interest)

Pada sistem ini, perhitungan beban bunga dihitung setiap akhir periode pembayaran angsuran berdasarkan saldo pokok. Beban bunga akan semakin menurun setiap bulan karena pokok utang juga berkurang seiring cicilan.

Jangan membandingkan sistem bunga flat dengan efektif hanya dari angkanya saja. Bunga flat 6% tidak sama dengan bunga efektif 6%. Besar bunga efektif biasanya 1,8-2 kali bunga flat. Jadi jika bunga flat 6% sama dengan bunga efektif 10,8%-12%.

Bunga Anuitas (Anuity Interest)

Bunga anuitas boleh disetarakan dengan bunga efektif. Bedanya, ada rumus anuitas yang bisa menetapkan besarnya cicilan sama secara terus menerus sepanjang waktu kredit. Jika tingkat bunga berubah, angsuran akan menyesuaikan. Dalam perhitungan anuitas, porsi bunga pada masa awal sangat besar sedangkan porsi angsuran pokok sangat kecil. Mendekati berakhirnya masa kredit, keadaan akan menjadi berbalik. Porsi angsuran pokok akan sangat besar sedangkan porsi bunga menjadi lebih kecil. (*)