oleh

Atasi Masalah Gizi Buruk, Pemerintah Gayo Lues Gelar Lomba B2SA

Laporan Rahmad Ali

ACEHSATU.COM | GAYO LUES – Pemerintah Gayo Lues melalui Dinas Pangan dan Perikanan mengadakan Lomba Cipta Menu Beragam Bergizi Seimbang dan Aman (B2SA) tingkat kabupaten di Bale Musara Blangkejeren, Senin (17/6/2019).

Kepala Dinas Pangan dan Perikanan Kabupaten Gayo Lues, Said Bahtiar S.Pi mengatakan menurut undang-undang nomor 18 Tahun 2012, pangan mempakan hal yang sangat, penting dan strategis bagi keberlangsungan hidup umat manusia dan oleh sebab itu pangan ditetapkan sebagai bagian dari hak asasi manusia yang penyelenggaraannya wajib dijamin oleh negara.

“Ketersediaan pangan kita yang cukup belum tentu dapat menjamin terhindarnya penduduk dari masalah pangan dan gizi,” sebutnya.

Selain ketersediaannya, perlu diperhatikan aspek pola konsumsi rumah tangga atau keseimbangan kontribusi jenis pangan yang dikonsumsi.

“Sehingga dengan hal tersebut dapat memenuhi standar gizi yang dianjurkan,” katanya.

Ia menambahkan, Gayo Lues memiliki karakteristik dan kekayaan produk pangan yang sangat beragam itu terbuat dari bahan pangan beras dan non beras.

“Yang menjadi tantangan kita saat ini adalah bagaimana kita  melakukan diversifikasi makanan olahan yang berasal dari bahan pangan non beras tetapi tetap mempertahankan nilai gizi yang seimbang,” terang Bahtiar.

Untuk menuju hidup sehat, cerdas dan produktif setiap individu haruslah mengkonsumsi aneka ragam pangan secara seimbang dari berbagai jenis tanaman, daging dan ikan sebagai sumber karbohidrat, protein dan mineral bagi tubuh manusia.

Peserta B2SA, Gayo Lues. (foto: Rahmad Ali | Acehsatu.com)

Ia juga menyampaikan apresiasi dan penghargaan setinggi-tinginya kepada Tim Penggerak PKK kabupaten Gayo Lues yang telah bekerja sama dengan Dinas Pangan dan Perikanan dalam memprakarsai salah satu upaya Pemerintah Daerah melakukan penganekaragaman jenis makanan yang bersumber dari bahan pangan lokal non beras dan non terigu

Lomba Cipta Menu Beragam, Bergizi, Seimbang dan Aman (B2SA) dan Lomba Cipta Menu Olahan Serba Ikan ini merupakan salah satu wujud kepedulian kaum ibu dalam upaya meningkatkan kreasi dan nilai tambah produk dengan memanfaatkan bahan pangan lokal.

“Tentunya diharapkan hasil lomba ini akan dapat diaplikasikan secara permanen dan massal pada seluruh masyarakat,” pungkas Kadis Pangan dan Perikanan Gayo Lues. (*)

Komentar

Indeks Berita