APEL Nagan Raya Desak PLTU dan MIFA Bangun Jalan Baru

APEL Nagan Raya mendesak perusahaan listrik tenaga uap (PLTU) dan PT. Mifa Bersaudara agar membangun jalan sendiri untuk kepentingan perusahaan tersebut.
APEL Nagan Raya
Aktivis APEL Nagan Raya, Ariefuddin. Dok. pribadi

ACEHSATU.COM | NAGAN RAYA – Aliansi Peduli Lingkungan (APEL) Nagan Raya mendesak perusahaan listrik tenaga uap (PLTU) dan PT. Mifa Bersaudara agar membangun jalan sendiri untuk kepentingan perusahaan tersebut.

Pasalnya, selama ini kedua perusahaan itu menggunakan jalan umum yang kondisinya terus mengalami kerusakan.

“Kami berharap ada solusi jangka panjang dimana kedua perusahaan itu sebaiknya membangun jalan sendiri untuk kepentingan mereka,” kata Humas APEL Nagan Raya, Ariefuddin  kepada ACEHSATU.com, Rabu (24/11/2021).

Menurut Ariefuddin, desakan pihakna disebabkan selama ini kendaraan operasional perusahaan saat beroperasi dapat mengganggu pengguna jalan, maka tentu perusahaan harus punya jalan sendiri.

APEL Nagan Raya
Aktivis APEL Nagan Raya, Ariefuddin. Dok. pribadi

“Kami meminta kepada perusahaan MIFA dan PLTU untuk membangun jalan sendiri selain memperbaiki jalan rusak akibat kendaraan perusahaan yang berlalu lalang,” sebutt Ariefuddin.

Dikatakan, kerusakan jalan yang diakibatkan oleh aktifitas MIFA dan PLTU, sebenarnya harus ditanggapi dengan serius, karena tindakan tersebut bisa diberikan sanksi tegas sebagaimana yang diterangkan pada Pasal 274 UULLAJ bahwa (1) setiap orang yang melakukan perbuatan yang mengakibatkan kerusakan dan/atau gangguan fungsi jalan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 28 ayat (1) dipidana dengan pidana penjara paling lama 1 (satu) tahun atau denda paling banyak Rp 24.000.000,- (dua puluh empat juta rupiah).

Dittambahkan, jika ditegakkannya instrumen hukum yang ada mengenai kerusakan jalan atau fasilitas umum yang dilakukan seseorang atau perusahaan maka tidak akan ada lagi kerusakan jalan yang akan dialami publik. (*)