Hukum

Anulir Putusan MA Soal Eksekusi PT Kalista Alam, Ketua PN Meulaboh Dihukum

Sesuai vonis MA perusahaan itu semestinya bertanggung jawab mengganti kerugian negara sebesar Rp366 miliar.

FOTO | CHANGE.ORG

ACEHSATU.COM – Badan Pengawasan Mahkamah Agung (MA) RI telah menjatuhkan hukuman disiplin untuk Ketua Pengadilan Negeri (PN)  Meulaboh pada 31 Juli 2018.

Hakim berinisial SH yang dikenai hukuman disiplin itu adalah ketua dari Majelis Hakim yang menganulir putusan MA dan membebaskan perusahaan pembakar lahan PT Kallista Alam.

Sesuai vonis MA perusahaan itu semestinya bertanggung jawab mengganti kerugian negara sebesar Rp366 miliar.

BACA: Kalista Alam Kembali Bakar Rawa Tripa, Menteri Surati Gubernur

Dalam surat yang dikeluarkan oleh Badan Pengawasan MA, SH dijatuhkan hukuman disiplin sedang berupa demosi dari jabatannya dan ditugaskan sebagai hakim di PN Blangkejeren.

Ia dianggap melanggar Surat Keputusan Bersama (SKB) Ketua Mahkamah Agung dan Ketua Yudisial No. 047/KMA/SK/IV/2009 – No. 02/SKB/P.KY/IV/2009 Huruf C butir 2.1.1., 6.6.1., 6.6.2., dan butir 7.7.1. Jo PB MARI dan KY No. 02/PB/MA/IX/2012-02/PB/P.KY/09/2012, Pasal 6 ayat (2) huruf a, pasal 10 ayat (2) huruf a dan b, Pasal 11 ayat (3) huruf a.

BACA: GeRAM Buat Petisi “Desak MA Perintahkan Eksekusi PT Kalista Alam”

Tindakan tegas berupa hukuman dari MA ini adalah sebuah pesan positif untuk hukum lingkungan Indonesia.

Namun demikian, tujuan utama kita belum tercapai, PT Kallista Alam masih belum menunaikan tanggung jawabnya membayar denda kerusakan dan pemulihan lingkungan sebesar 366 miliar.

BACA: Desak Eksekusi PT Kalista Alam, Aktivis Serahkan 100 Ribu Petisi ke Pengadilan Tinggi

“Untuk itu, ayo terus bersuara! Kita minta Pengadilan Tinggi Banda Aceh batalkan putusan PN Meulaboh sekaligus perintahkan PN Meulaboh eksekusi putusan terhadap perusahaan pembakar lahan, PT Kallista Alam,” tulis Haka Sumatra dalam petisi yang ditayangkan di laman change.org, Rabu (12/9/2018). (*)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

To Top