Antisipasi Wanita Malam Berkeliaran, Walkot Aminullah Awasi Ulee Lheue 24 Jam

0
10
Sejumlah wanita diamankan di Pantai Ulee Lheu, Banda Aceh, Minggu (8/3/2020) dini hari. Istimewa

ACEHSATU.COM | BANDA ACEH – Wali Kota Banda Aceh, Aminullah Usman meminta Satpol PP dan Wilayatul Hisbah Kota Banda Aceh mengawal kawasan wisata Ulee Lheue 24 jam.

Aminullah mengatakan sebagai kawasan wisata, Ulee Lheue setiap harinya banyak dikunjungi, baik warga Banda Aceh, wisatawan nusantara maupun wisatawan manca negara. Oleh karena itu, Satpol PP dan WH diminta selalu stand by mengawal kawasan ini dari kemungkinan terjadinya pelanggaran syariat Islam.

“Satpol PP dan WH juga harus terus menyosialisasikan kepada warga, terutama para pendatang tentang syariat Islam. Ketika tiba waktu salat misalnya, sampaikan ke pengunjung untuk menunaikan shalat di masjid-masjid terdekat. Kemudian tidak dibenarkan bercampur antara laki-laki dan perempuan yang bukan muhrim,” ujar Aminullah dalam keterangan tertulis, Rabu (11/3/2020).

BACA: Tim Gabungan Garuk Wanita Malam di Pantai Ulee Lheue, Asik Berdansa dan Pesta Miras

Aminullah mengatakan bila masih ada pelanggar syariat maka akan diberikan sanksi secara tegas sesuai aturan atau qanun yang berlaku. Menurutnya, kawasan Ulee Lheue sebagai lokasi wisata tetap bisa maju tanpa harus melanggar syariat.

“Wisata dan ekonomi masyarakat harus maju, syariat Islam tetap nomor satu. Ini hal yang tidak bisa ditawar,” tegas Aminullah.

Aminullah bertekad menghidupkan kembali Ulee Lheue dengan menyiapkan Infrastruktur pendukung, seperti Ulee Lheue Park dan Tugu Tauhid untuk mempercantik kawasan wisata ini. Pemkot juga akan membangun lokasi zikir, Nurul Arafah Islamic Center (NAIC) di kawasan ini.

Aminullah mengatakan majunya sektor wisata Ulee Lheue akan berdampak pada pertumbuhan ekonomi masyarakat dengan harapan dapat menurunkan angka kemiskinan dan pengangguran. (*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here