Aniaya Pria Diduga Mencuri Hingga Tewas, Lima Orang Ditangakap Polisi

Kasus dugaan penganiayaan dengan cara mengkoroyok itu bermula saat warga menangkap seorang pria berinisial JA, Ia diduga melakukan pencurian kemudian beberapa warga menghajar korban mengguanakan kayu dan besi.
Ilutrasi Pengeroyokan | Photo ISt

ACEHSATU.COM | Aceh Singkil – Lima warga Aceh Singkil berhasil ditangkap polisi setalah mengeroyok seorang pria yang diduga mencuri hingga korban meninggal di lokasi kejadian. penganiyaan terjadi di Gunung Meriah pada Sabtu (27/11), sekitar pukul 02.30 WIB, tepatnya di Gampong Lae Butar, Kecamatan Gunung Meriah, Kabupaten Singkil, Senin (29/11/2021).

Dilansir dari Detik.com, kasus dugaan penganiayaan dengan cara mengkoroyok itu bermula saat warga menangkap seorang pria berinisial JA, Ia diduga melakukan pencurian kemudian beberapa warga menghajar korban mengguanakan kayu dan besi.

Tak lama berselang, polisi mendapat laporan tentang adanya penganiayaan tersebut,

Ketika personel Polsek Gunung Meriah tiba di lokasi, korban tergeletak di tengah jalan, selanjutnya korban dievakuasi dan dibawa ke rumah sakit Umum Daerah Aceh Singkil.

“Setelah dilakukan pemeriksaan oleh dokter jaga, korban dinyatakan telah meninggal dunia,” ujar kata Kasat Reskrim Polres Aceh Singkil Iptu Abdul Halim, Senin (29/11/2021).

Kemudian Polisi menetapkan lima orang tersangka terkait kasus penganiayaan yang terjadi di Gunung Meriah

“Polisi melakukan penyelidikan dan menetapkan lima warga sebagai tersangka. Kelimanya berinisial Ir (41), Sya (34), Her (38), MSM (35), dan Sur (39)” ungkap Iptu Abdul Halim.

Mereka mengakui bahwa ada yang melakukan kekerasan secara bersama-sama terhadap korban JAM sehigga mengakibatkan korban tersebut meninggal dunia dankasus tersebut juga didukung dengan barang bukti yang ditemukan di tempat kejadian perkara,” jelas Halim.

Halim melanjutkan,  polisi telah menyita sejumlah barang bukti yang diduga dipakai pelaku untuk menganiaya korban, saat ini kelima tersangka masih menjalani pemeriksaan di Polres Aceh Singkil.

“Barang buktinya yang berhasil disita diantaranya, sepotong kayu dengan panjang lebih kurang 120 Cm yang sudah patah, dua batang talas yang telah mengering dan membusuk, tali rafia serta satu potong besi bulat  yang panjangnya sekitar 80 Cm,” Pungkas Iptu Abdul Halim.