Angka Kemiskinan di Aceh Tamiang Jadi 12 Persen, Bupati Ngaku Tidak Puas

ACEHSATU.COM | ACEH TAMIANG – Bupati Aceh Tamiang mengungkapkan angka kemiskinan di Aceh tamiang pada tahun 2020 turun satu persen menjadi 12 persen dibandingkan tahun 2019 sebesar  13 persen.

Namun bupati mengaku belum puas karena menurunkan angka kemiskinan di aceh tamiang mudah karena mereka punya rumah dan lahan untuk digarap.

Bupati Aceh Tamiang, Mursil dihadapan para datok penghulu Kecamatan Karang Baru dan Sekrak, Jumat (7/2/2020) diaula SKB mengungkapkan,  angka kemiskinan Aceh Tamiang tahun 2020 turun satu persen menjadi 12 persen.

Walaupun angka kemiskinan menurun,  orang nomor satu di Aceh Tamiang mengaku tetap tidak puas, Mursil menginginkan angka kemiskinan di daerah yang dipimpinnya minimal sama dengan angka nasional sebesar 10 persen.

“Saya tidak puas, saya mau turun  dua persen tahun 2021,” ujarnya.

Alasannya, di Aceh mudah menurunkan angka kemiskinan karena rata-rata kelaurga di Aceh punya tanah dan rumah sehingga tanah tersebut bisa di garap menjadi lahan produktif dengan menanami tanaman yang bernilai ekonomis.

Berbeda dengan di pulau jawa, menurut Bupati susah menurunkan angka kemiskinan karena mereka tidak punya tanah dan lahan untuk digarap.

Bupati berharap Datok Penghulu (Kades) agar membuta program yang bersumber dari dana desa untuk mengentaskan kemiskinan di kampong masing-masing.

Begitu juga dengan SKPK lewat program juga menyerbu kemiskinan, sehingga agar angka kemiskinan terus menurun dan rakyat Tamiang sejahtera. (*)