Angka Kasus Narkoba di Aceh Menurun Hingga 363 Kasus Dibanding Tahun 2020

Barang bukti (BB) narkoba yang berhasil diamankan Polda Aceh Tahun 2021 sebanyak  1,8 Ton Narkotika jenis sabu-sabu, 1 Ton Ganja dan 200.173 butir ekstasi serta 35 Hektar ladang ganja dimusnahkan.
Kapolda Aceh
Kapolda Aceh Irjen Polisi Ahmad Haydar saat konfrensi Pers di Mapolda aceh. Foto: Acehsatu.com | Tompi Iskandar

ACEHSATU.COM | Banda Aceh,- Jumlah kasus narkoba yang berhasil diungkap Polda Aceh Tahun 2021 sebanyak 1.305 Kasus, sedangkan Tahun pada Tahun 2020 sebanyak 1.667 Kasus. Terjadi penurunan 362 kasus dibandingkan Tahun 2020.

Hal tersebut diungkapkan oleh Kapolda Aceh Irjen Polisi Ahmad Haydar dalam konfrensi Pers akhir Tahun 2021 yang digelar di Mapolda Aceh, Jumat (31/12/2021).

Ahmad Haydar mengungkapkan, jumlah tersangka dalam kasus narkoba yang berhasil ditangkap Tahun 2021 sebanyak 1.756 tersangka, 1.716 tersangka merupakan laki laki, 66 tersangka lainnya merupakan wanita.

Ahmad Haydar melanjutkan, kasus tersebut menurun dibanding Tahun 2020, dimana ditahun 2020 sebanyak 2.295 tersangka berhasil ditangkap, 1.716 laki laki, 66 tersangka lainnya wanita.

“Jumlah tersangka Tahun 2020 menurun 539 tersangka dibanding tahun 2020”, sebut Ahmad Haydar.

Sementara itu, kata Ahmad Haydar, barang bukti (BB) narkoba yang berhasil diamankan Polda Aceh Tahun 2021 sebanyak  1,8 Ton Narkotika jenis sabu-sabu, 1 Ton Ganja dan 200.173 butir ekstasi serta 35 Hektar ladang ganja dimusnahkan.

Sedangkan Tahun 2020 sebanyak 475 Kg Narkotika jenis sabu-sabu, 61 Ton Ganja dan 138.345 butir ekstasi serta 93,3 Hektar ladang ganja yang dimusnahkan, ujar Irjen Polisi Ahmad Haydar.

“Barang bukti (BB)sabu dari 475 naik menjadi 1,8 Ton dan BB Ekstasi naik dari 138.345 butir naik menjadi 200.173 Butir”, pungkas Kapolda Aceh Irjen Polisi Ahmad Haydar.