Anggota DPR RI Kunker di SMK-PP Saree, Dorong Pusat Percepat Pendirian Polbangtan Aceh

Anggota DPR RI Kunker di SMK-PP Saree, Dorong Pusat Percepat Pendirian Polbangtan Aceh

ACEHSATU.COM | BANDA ACEH – Anggota Komisi IV DPR RI asal Aceh Muslim, SHI, MM melakukan kunjungan kerja ke kampus SMK-PP Negeri Saree, Rabu (29/7/2020). Kunjungan tersebut bertujuan melihat secara langsung persiapan Pendirian Politeknik Pembangunan Pertanian (Polbangtan) Aceh.

Wakil Kepala Sekolah Bidang Kerjasama dan Humas SMK-PP Negeri Saree, Khatmi Ilyas, SPd  dalam pernyataan kepada ACEHSATU.COM, Rabu menjelaskan, kunjungan anggota DPR dari Fraksi Demokrat untuk melihat secara langsung persiapan Pendirian Polbangtan Aceh, sekaligus silaturahmi dengan pimpinan dan dewan guru SMK-PP Negeri Saree.

“Secara umum persiapan Pendirian Polbangtan Aceh sudah dalam treknya, baik dari segi dokumen legalitas juga infrastruktur pendukungnya. Secara matematis dapat dikatakan sudah sekitar 80 %,” kata Khatmi Ilyas.

Disebutkan Khatmi, dalam kesempatan itu Muslim turut menyatakan dukungannya dan akan mendorong pemerintah pusat melalui Kementerian Pertanian, agar Polbangtan segera memperoleh izin dan resmikan.

“Karena ini merupakan suatu hal penting, di mana dengan adanya lembaga Pendidikan Tinggi Pertanian di Aceh akan membuka peluang bagi masyarakat kita untuk melanjutkan pendidikan dan mengembangkan dunia pertanian Aceh,” ujarnya mengutip Muslim.

Dengan begitu, kedepan pasti akan lahir banyak petani milenial yang pada akhirnya dapat meningkatkan dunia pertanian dan kesejahteraan rakyat Aceh.

Kunjungan anggota Komisi IV DPR RI yang membidangi Pertanian, Lingkungan Hidup dan Kehutanan serta Kelautan turut didampingi pejabat Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertanian (BPPSDMP) Kementerian Pertanian RI yang secara teknis membidangi pendirian Polbangtan.

“Jadi saya kira Kementerian Pertanian akan mendukung penuh percepatan pendirian Polbangtan Aceh ini,” katanya.

Muslim juga mengapresiasi pihak SMK-PP Negeri Saree yang telah berbuat banyak dalam pengembangan pendidikan khususnya pendidikan pertanian bagi anak-anak Aceh.

“Beliau bangga dengan berbagai kegiatan pertanian yang telah dilakukan oleh pihak sekolah seperti optimalisasi lahan yang telah menghasilkan produk yang bagus seperti jeruk lemon, serai wangi, dan budidaya telor ayam arab,” tutur Khatmi.

Selain itu, Muslim disebutkan juga mengaku salut akan prestasi Nasional yang telah didapat pihak sekolah pada tahun 2017 dan 2019 dari Kementerian Pertanian RI yaitu Abdibhakti Tani, sembari meminta SMK-PP Saree untuk terus mempertahankan dan lebih ditingkatkan.

Sementara itu, Kepala SMK-PP Negeri Saree, Muhammad Amin, SP MP dalam kesempatan itu memaparkan gambaran umum terkait persiapan Pendirian Polbangtan Aceh ini.

Menurutnya, kelengkapan administrasi telah dilaksanakan dengan baik termasuk di dalamnya hibah tanah atau lahan pembangunan Polbangtan yang telah memiliki sertifikat oleh BPN Aceh.

Kepala SMK-PP Saree yang juga sebagai salah seorang tim panitia Persiapan Pendirian Polbangtan Aceh, menjelaskan potensi SMK-PP Negeri Saree dan wilayah Saree dalam mendukung pengembangan Polbangtan dan Pertanian di Aceh.

“Pihak sekolah telah mengembangkan berbagai tanaman di lokasi optimalisasi lahan sekolah seluas 50 hektar, seperti jeruk lemon, sirsak, bawang merah, kedelai, hydrophonik, dan serai wangi. Kegiatan ini turut melibatkan para Alumni SMK-PP Negeri Saree dengan program Petani Milenial yang mana mereka telah dilatih selama 1 bulan di Thailand,” katanya

“Dengan harapan, program Revitalisasi SMK-PP Negeri Saree dalam bidang pertanian dapat berjalan dengan baik dan cepat,” imbuh Muhammad Amin.

Dalam kesempatan tersebut, anggota DPR RI Muslim juga menyempatkan untuk melihat langsung kondisi terkini persiapan Pendirian Polbangtan Aceh seperti luas lahan utama, gedung induk administrasi, ruang kelas teori, lahan dan alat praktek, dan asrama mahasiswa.

Muslim yakin SK pendirian Polbangtan Aceh akan keluar dan dapat diresmikan secara langsung oleh pihak Kementerian Pertanian RI pada awal 2021 mendatang.

Kunjungan kerja tersebut juga dihadiri oleh Wakil Bupati Aceh Besar, Tgk Husaini A Wahab atau akrab disapa Waled Husaini yang menyatakan dukungannya pengembangan dunia pertanian di Aceh, khususnya Aceh Besar. (*)