Anggota DPR RI Ajak Generasi Indonesia tidak Lupakan Jasa Palestina

Karena itu, Bangsa Indonesia khususnya generasi muda tidak boleh melupakan perjuangan yang dilakukan warga Palestina dalam membantu kemerdekaan Republik Indonesia pada 1945.
Anggota DPR RI Ilham Pangestu
Anggota DPR RI, Ilham Pangestu. Foto Golkarpedia

ACEHSATU.COM | JAKARTA – Anggota DPR RI, Ilham Pangestu mengajak generasi Indonesia untuk tidak melupakan jasa Palestina terhadap perjuangan kemerdekaan Indonesia.

“Kita tidak boleh melupakan sejarah. Ada jasa rakyat Palestina saat masa perjuangan kemerdekaan kita,” ujar politisi Golkar asal Aceh ini kepada ACEHSATU.com, Selasa (15/12/2020).

Ilham mengatakan bahwa setiap tarikan nafas kemerdekaan yang bisa dihirup masyarakat Indonesia saat ini ada andil Palestina di dalamnya.

Karena itu, Bangsa Indonesia khususnya generasi muda tidak boleh melupakan perjuangan yang dilakukan warga Palestina dalam membantu kemerdekaan Republik Indonesia pada 1945.

Ilham mencontohkan, perjuangan mufti Palestina Muhammad Amin Al Husaini. Sang mufti tidak hanya mengakui kemerdekaan Indonesia pertama kali, namun ia juga safari ke berbagai negara Timur Tengah untuk mengakui kemerdekaan Indonesia.

Dikatakan, mufti Palestina Muhammad Amin Al Husaini adalah mufti besar, dengan semangatnya bepergian ke negara-negara timur tengah lainnya untuk mengakui kemerdekaan Indonesia.

Selain Syeikh Amin Al Husaini, langkah serupa juga dilakukan Muhammad Taher Ali, saudagar kaya Palestina dan juga seorang jurnalis.

Taher Ali mengambil seluruh kekayaannya yang di simpan di bank dan disedekahkan untuk perjuangan rakyat Indonesia saat itu.

Padahal pada masa itu, Palestina juga sudah mulai dijajah oleh Israel. Tapi mereka malah menyedekahkan seluruh kekayaannya untuk kemerdekaan Indonesia.

Anggota DPR RI Ilham Pangestu
Anggota DPR RI, Ilham Pangestu. Foto Golkarpedia

Ilham mengajak para generasi muda Indonesia untuk kembali memahami sejarah panjang perjuangan kemerdekaan Indonesia.

“Karena itu, setiap kebijakan Pemerintah Indonesia terkait konflik Palestina dan Israel juga harus melihat pertimbangan sejarah,” kata Ilham.

Seperti diketahui, saat ini dunia internasional dihadapkan pada isu normalisasi hubungan dengan Israel oleh sejumlah negara-negara Islam.

Ilham pun menegaskan bahwa sikap Indonesia adalah membela Palestina sesuai dengan sikap bersama. (*)