Aceh Tamiang

Anggota Dewan Ini Puji Sikap Bupati Copot Kepala Puskesmas

doc.DPRA

doc.DPRA

Laporan | Hendra Isra

ACEHSATU.COM, Kuala Simpang – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA) Iskandar Usman Al-Farlaky mendukung langkah Bupati Aceh Tamiang Hamdan Sati yang langsung  mencopot Kepala Puskesmas Bandar Pusaka, karena enggan memberikan layanan mobil ambulance untuk mengantar jenazah korban hanyut atas nama Rama (40), warga Blangkejeren, Gayo Lues.

Pernyataan itu disampaikan politisi Partai Aceh ini menanggapi kasus jasad Rama yang ditemukan oleh tim SAR, namun Kepala Puskesmas Bandar Pusaka tidak mau memfasilitasi mobil ambulance untuk mengatarkan jasad korban ke RSUD Aceh Tamiang.

“Ini adalah langkah cepat yang diambil. Ketika ada sistim birokrasi yang tidak memihak rakyat dan pro kemanusian harus segera diamputasi, “ Kata Al-Farlaky, Minggu (14/2) malam.  

Iskandar mengemukakan, kebijakan yang diambil oleh kepala daerah di sana setidaknya akan menjadi pembelajaran bagi para pelaku birokrasi lainnya agar tidak bermain- main dengan kepentingan kemanusiaan, terutama hajat orang banyak.

Menurut dia, tidak ada alasan untuk tidak memberikan fasilitas ambulance bagi yang membutuhkan apalagi demi kemanusiaan. “Alasa bahan bakar minyak kan bisa dicarikan solusinya,” sebut mantan wartawan ini.

Ia menyebutkan, pengabaian hak pasien dalam dunia medis termasuk tidak mau memfasilitasi juga bertentangan dengan peraturan yang ada.

Dimana dalam UU Perlindungan hak pasien juga tercantum dalam pasal 32 Undang-Undang No. 44 Tahun 2009 tentang Rumah Sakit, yaitu, pada poin c) memperoleh layanan yang manusiawi, adil, jujur, dan tanpa diskriminasi;.

“Bila ada masyarakat yang merasa diabaikan hak- haknya silakan laporkan ke lembaga terkait baik itu ke DPR maupun ke ombudsmen, atau ke pihak berwajib lainnya,” demikian Iskandar Usman Al-Farlaky.(*)

 

 

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

To Top