AMPLAS ACEH: Penambangan Ilegal di Nagan Raya Semakin Parah

AMPLAS Aceh menilai, aktivitas penambangan secara tak berizin itu ada dan terus dilakukan karena adanya pembiaran oleh pihak-pihak terkait sehingga kegiatan itu terlihat terus berjalan mulus.
Aktivitas penambangan emas ilegal kian marak di pedalaman Aceh Barat akibat minimnya pengawasan dari pihak berwenang. Foto: Syifa Yulinnas/Antara

ACEHSATU.COM | NAGAN RAYA — Maraknya penambangan ilegal yang terjadi di Kabupaten Nagan Raya mendapat banyak sorotan dari berbagai pihak.

Tak terkecuali Aliansi Mahasiswa Pemuda Peduli Lingkungan dan Sosial Aceh (AMPLAS ACEH).

AMPLAS Aceh menilai, aktivitas penambangan secara tak berizin itu ada dan terus dilakukan karena adanya pembiaran oleh pihak-pihak terkait sehingga kegiatan itu terlihat terus berjalan mulus.

“Penambangan tak berizin yang letaknya di beberapa kecamatan di Nagan Raya salah satunya di kecamatan Seunagan timur tepatnya di Desa Tuwi Meuleusong itu terkesan dibiarkan oleh aparat hukum dan pemerintah.

Aktivitas penambangan emas ilegal kian marak di pedalaman Aceh Barat akibat minimnya pengawasan dari pihak berwenang. Foto: Syifa Yulinnas/Antara

Akibatnya, puluhan hektare hutan rusak dan puluhan hektar sawah masyarakat terancam habis karena penambangan itu,” ungkap Ketua Aliansi Mahasiswa Pemuda Peduli Lingkungan dan Sosial (AMPLAS ACEH) Adil Kurniawan.

Selain itu, Adil juga melihat seperti penegak hukum hanya diam sajaa melihat maraknya penambangan tersebut,padahal, kegiatan tersebut akan berdampak terhadap kerusakan lingkungan yang parah. (*)