Ampes Subulussalam Surati Plt Gubernur Aceh, Terkait Dugaan Kebocoran Kolam Limbah PT BDA

Ampes Subulussalam Surati Plt Gubernur Aceh Terkait Dugaan Kebocoran Kolam Limbah PT BDA

Laporan RInto Berutu

ACEHSATU.COM | SUBULUSSALAM – Kasus dugaan kebocoran kolam limbah cair kelapa sawit milik PT Bumi Daya Agrotamas (BDA) yang terjadi pada pertengahan Juni 2020, belum juga jelas penanganannya hingga kini.

Karenanya, elemen mahasiswa yang mengatasnamakan Aliansi Mahasiswa dan Pemuda Subulussalam (Ampes) menyurati Plt Gubernur Aceh, Selasa (14/7/2020).

“Ya benar hari ini kita sudah surati Plt Gubernur Aceh (melalui) surat yang bernomor 002/AMPES/IV/2020 dengan nomor agenda 9881,” ujar ketua Ampes, Hasbi Bancin yang dikonfirmasi ACEHSATU.COM, Selasa.

Hasbi menjelaskan, surat yang dilayangkan pihaknya memuat 3 poin utama terkait dugaan pencemaran lingkungan yang terjadi di Subulussalam.

Pertama, sebut dia, Ampes meminta bapak Plt Gubernur ikut andil untuk menyelesaikan persoalan ini.

“Selain itu, kami juga meminta Plt Gubernur agar menurunkan tim DLHK Aceh untuk menganalisis ulang air tercemar. Terakhir, kami meminta Plt Gubernur Aceh untuk dapat mendesak Wali Kota Subulussalam meninjau kembali izin konsensi serta AMDAL PMKS PT BDA,” katanya.

Pihaknya berharap Plt Gubernur Aceh agar objektif dan terbuka kepada masyarakat. (*)