Alhamdulillah Masjid Raya Bandung Gelar Kembali Shalat Jumat Berjamaah, Begini Penampakannya

Alhamdulillah Masjid Raya Bandung Kini Gelar Kembali Shalat Jumat Berjamaah, Begini Penampakannya

ACEHSATU.COM | BANDUNG – Masjid Raya di Kota Bandung kembali menggelar Salat Jumat di tengah masa Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB) di era New Normal. Masjid ini sudah tiga bulan lebih tak menggelar Shalat Jumat akibat mewabahnya Covid-19.

Melansir detikcom, ribuan warga Kota Bandung menunaikan shalat Jumat berjamaah di Masjid Raya Bandung. Pelaksanaan salat Jumat berjamaah ini berlangsung dengan lancar.

Pantauan detikcom, Jumat (12/6/2020) sebelum memasuki kawasan masjid warga diwajibkan menggunakan masker, lalu dicek suhu tubuh, mencuci tangan dan wudhu.

Sementara itu, pintu masuk ke dalam masjid hanya dibuka pintu timur dan selatan saja. Hal tersebut dilakukan, agar para jemaah dilakukan pengukuran suhu.

Ketua DKM Masjid Raya Bandung KM Muchtar Gandatmaja mengatakan, sekitar 2 ribu jemaah mengikuti pelaksanaan salat Jumat berjamaah perdana ini usai ditutup sementara.

“Kalau saya melihat sekitar 2000 orang. Kapasitas normal 13-15 ribu, kalau sekarang ambil jarak 1 meter, sekarang satu baris 30 orang, bisa hitung itu berapa,” katanya kepada wartawan usai melaksanakan salat Jumat.

Ia mengungkapkan, jumlah jemaah salat Jumat di luar dugaan, hingga saf penuh ke belakang. Padahal, DKM targetkan hanya ruangan utama saja yang digunakan.

“Alhamdulillah saya mempreduksi masjid tadinya di isi ruang utama saja, ternyata tanpa diumumkan bisa sampai ke belakang dan alhamdulillah karena ada bantuan dari dokes polda, danramil, kemanan dari Polsek Regol dan Polrestabes Bandung, alhamdulillah berjalan dengan baik dan protokol kesehatan terdektesi semua,” ungkapnya.

Muchtar menyebut, tidak ada kendala dalam pelaksanaan salat Jumat perdana ini. Petugas yang berjaga pun tegas, bila ada yang tidak menggunakan masker dilarang masuk.

“Sementara tidak ada kendala. Barusan yang tidak pakai masker disuruh kenalan masker,” sebutnya.

Ia menambahkan, protokol kesehatan seperti itu akan diterapkan seterusnya dan terus dievaluasi. “Sampai seterusnya, akan terus terapkan dalam pelaksanaan (salat Jumat),” tambahnya.

Sementara, saat disingggung terkait aktivitas lainnya seperti majelis talim dan lainnya belum dapat digelar. “Kita akan uji coba dalam waktu dua kali Jumat, karena Jumat sekarang PSBB berakhir,” pungkasnya. (*)