Alasan Pihak Rumah Sakit Peureulak Menolak Bantuan dari Warga China: Ini tidak Lazim

Alasan Pihak Rumah Sakit Peureulak Menolak Bantuan dari Warga China: Ini tidak Lazim

ACEHSATU.COM | ACEH TIMUR – Direktur Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sultan Abdul Aziz Syah (SAAS) Peureulak, dr Darma mengatakan, pihaknya menolak keras bantuan dari warga Tionghoa yang tidak dilengkapi dokumen resmi.

Penolakan itu dilakukan karena mereka tidak mampu menunjukkan kelengkapan administrasi serta tidak ada pendampingan.

Warga Tionghoa itu hanya menyebut ini bantuan dari Yayasan Buddha Tzu Chi.

Meski itu bantuan sosial, tapi dr Darma tetap tidak bersedia menerimanya.

“Ini tidak lazim bantuan orang dari luar Aceh itu, masuk ke Puskesmas atau rumah sakit di Aceh Timur tanpa dokumen resmi dan tidak ada pendampingan dari instansi terkait” terang dr Darma lagi.

Oleh karena itu, lanjut dr Darma, pihak rumah sakit terpaksa membatalkan kegiatan serahterima bantuan, demi menghindari kecemasan masyarakat dan petugas di RSUD SAAS Peureulak.

Sebelum meninggalkan RSUD SAAS Peureulak, WNI turunan asal Medan itu berjanji kepada dr Darma bahwa mereka akan memenuhi protokoler kesehatan dan dokumen lainnya untuk memberi bantuan ketempat zona hijau seperti Aceh Timur.

Sejumlah Puskesmas dan Rumah Sakit di Aceh Timur menolak bantuan yang didatangkan langsung dari Medan Sumatera Utara oleh beberapa warga keturunan Tionghoa asal Medan tanpa melengkapi dokumen resmi, Selasa (9/6/2020) siang.

Sebelumnya diberitakan, kedatangan rombongan Buddha Tzu Chi membawa masker, alat pelindung diri (APD), dan obat-obatan untuk bantuan kepada Puskesmas dan rumah sakit itu, langsung memicu kemarahan sebagian warga termasuk beberapa tenaga medis. (*)

LIHAT VIDEONYA: