Aceh Timur

Alasan Jalan Berdebu, Anwar Blokade Jalan Medco dan Tuntut Uang Segini

Bahkan, setelah membuat palang di jalan, pihak Medco langsung mengirimkan truck tangki untuk menyiram namun kondisi tersebut tetap ditolak Anwar dan tetap meminta perjanjian khusus.

Foto | Istimewa

ACEHSATU.COM | ACEH TIMUR – Anwar (40), warga Desa Julok Tunoeng, Kecamatan Julok, Aceh Timur ini benar-benar memanfaatkan momentum dengan baik. Masalahnya adalah, jalan masuk PT Medco E&P Malaka (jalan Row) yang berada di depan rumahnya berdebu.

Kondisi itu lalu dimanfaatkan Anwar untuk memblokade jalan tersebut dan menuntut PT Medco E&P Malaka agar membuat perjanjian khusus dengan perusahaan itu agar membayar gaji per bulan Rp 4,5 juta dan dibelikan pompa air dan pipa.

Informasi dihimpun ACEHSATU.COM, Senin (21/8/2017), aksi blokade sudah mulai dilakukan Anwar sejak Minggu (20/8/2017), dan bahkan hingga sore hari tetap tidak dibuka sampai pihak perusahaan mau meneken perjanjian khusus di atas materai.

Anwar beralasan,  ia sudah berulang kali menyampaikan aspirasi kepada perwakilan PT Medco namun hal itu tidak digubris perusahaan tersebut.

Berbagai upaya dilakukan pihak Medco tidak menyurutkan ambisi Anwar untuk menuntut perusahaan migas tersebut. Anwar tetap memblokir jalan tersebut hingga 10 jam lamanya.

Bahkan, setelah membuat palang di jalan, pihak Medco langsung mengirimkan truck tangki untuk menyiram namun kondisi tersebut tetap ditolak Anwar dan tetap meminta perjanjian khusus.

Karena kondisi yang mendesak dan jalan tersebut memang dibangun oleh Medco, maka seorang petugas sekuriti PT Medco lalu membuka blokade.

Seorang warga menyebutkan, setelah petugas sekuriti tersebut membuka blokade lalu datang warga dalam jumlah banyak dan akhirnya membawa petugas sekuriti tersebut ke meunasah gampong.

Akhirnya, setelah menyandera staf humas Medco dan petugas sekuriti selama 10 jam, warga melepas tadi malam, namun persoalan itu masih dimediasi oleh pihak Medco dan masih berlangsung hingga hari ini.

To Top