Alasan Habib Bahar Dipindah dari Lapas Nusakambangan ke Gunung Sindur

ACEHSATU.COM – Habib Bahar bin Smith, terpidana kasus penganiayaan dipindah dari Lapas Batu, Pulau Nusakambangan, Cilacap ke Lapas Gunung Sindur. Pemindahan tersebut dilakukan pada Rabu (8/7) lalu.

“Iya (dipindah ke Lapas Gunung Sindur) kemarin tanggal (8/7) hari Rabu diberangkatkan, lalu Kamis (9/7) pagi sampai (Gunung Sindur),” kata Koordinator Lapas se-Nusakambangan, Erwedi Supriyatno, seperti dilansir detikcom, Jumat (10/7/2020).

Dia mengatakan jika pihaknya sengaja memindahkan Habib Bahar bin Smith sesuai hasil penilaian perilaku yang menunjukkan sangat baik.

“Ya biasa (proses pemindahannya), kan kita yang memindahkan bukan dijemput. Memang dipindahkan oleh kita karena sesuai hasil penilaian perilaku, hasil asesmen dan tingkat risikonya menunjukkan sangat baik,” ujarnya. Seperti dikutip detikcom.

Dari hasil perubahan perilaku tersebut, akhirnya pihak Lapas Nusakambangan melakukan sidang Tim Pengamat Permasyarakatan (TPP) untuk diusulkan ke Kantor Wilayah Kemenkumham Jateng.

“Perubahan perilaku yang baik, tingkat risikonya juga rendah. Sesuai hasil asesmen kemudian kita sidang TPP-kan (Tim Pengamat Pemasyarakatan), kita usulkan ke kantor wilayah untuk dipindahkan,” jelasnya.

Dari hasil rekomendasi sidang TPP tersebut, Habib Bahar bin Smith kemudian harus melanjutkan masa hukumannya di lapas yang dekat dengan keluarganya.

“Sesuai hasil rekomendasi sidang TPP, (Habib Bahar) dipindahkan atau ditingkatkan pembinaan lanjutan di lapas maksimum yang mendekati keluarga yang kita usulkan,” ucapnya.

Diberitakan sebelumnya, Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjen PAS) Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkum HAM) mengonfirmasi pengembalian Habib Bahar bin Smith dari Lapas Nusakambangan, Jawa Tengah ke Lapas Gunung Sindur, Jawa Barat. Habib Bahar tiba di Lapas Gunung Sindur pada 9 Juli kemarin.

“Iya benar, Habib Bahar sudah dipindahkan ke Lapas Gunung Sindur dari Lapas Batu Nusakambangan pada tanggal, berangkatnya dari Lapas Nuaskambangan itu pada tanggal 8 (Juli) malam, dan sampai Lapas Gunung itu sekitar… pada tanggal 9 (Juli) pagi, sekitar subuh,” kata Kabag Humas dan Protokol Ditjen PAS Kemenkum HAM Rika Aprianti, seperti dilandir detikcom, Jumat (10/7/2020).

Pengacara Bahar, Azis Yanuar sebelumnya menyebut pengembalian Habib Bahar dilakukan setelah melakukan upaya administrasi dan politik. Namun demikian, menurut Rika, pertimbangan pengembalian Habib Bahar yakni kelanjutan kegiatan pembinaan.

“Pemindahan kan pasti ada pertimbangannya. Pertimbangannya pasti adalah lanjutan pembinaan. Jadi pembinaannya dilanjutkan lagi di Gunung Sindur,” sebut Rika. Dia menjawab pertanyaan, apakah pengembalian dilakukan setelah ada permintaan dari Habib Bahar.

Sebelumnya, Habib Bahar bin Smith dikabarkan dikembalikan ke Lapas Gunung Sindur, Bogor. Pihak pengacara membenarkan hal tersebut.

“Betul, kembalinya (ke Lapas Gunung Sindur) itu suratnya resmi 8 Juli, diterima oleh penasihat hukum dan keluarga. Tapi, menurut pihak yang berhubungan dengan pihak dirjen dilakukan sehari-dua hari setelahnya,” kata pengacara Habib Bahar, Azis Yanuar, saat dimintai konfirmasi, Jumat (10/7).

Azis memperkirakan Bahar bin Smith tiba di Lapas Gunung Sindur pada Kamis (9/7) atau Jumat (10/7) hari ini. Namun dia mengatakan belum bisa mengunjungi Bahar bin Smith di Lapas Gunung Sindur karena ada masa pengenalan lingkungan (penaling) selama 6 hari setelah yang bersangkutan diterima pihak lapas. (*)