oleh

Akui Kekalahan, Darwis Jeunib Dinilai Khianati PA

Laporan Fajri Bugak

ACEHSATU.COM, Bireuen – Anggota Komite Peralihan Aceh yang juga aktif di Partai Aceh (PA) Bireuen, Mahdi MS atau lebih dikenal dengan panggilan Mahdi Cobra, menyesalkan pernyataan Ketua Dewan Pimpinan Wilayah PA Kabupaten Bireuen Teungku Darwis Jeunib yang mengakui kemenangan Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Bireuen nomor urut 6 H Saifannur – Muzakkar A Gani.

BACA JUGA: Sikap PA Terima Kekalahan Harus Diteladan

Ia menilai, pengakuan tersebut secara otomatis diartikan sebagai pengakuan kekalahan PA sehingga itu dapat melemahkan kinerja tim di lapangan.

BACA JUGA: Kalah Telak di Pilkada Bireuen, PA Ucapkan Selamat Kepada Saifannur

“Bagi lon Darwis Jeunib khianat Partai Aceh. Dalam arti kata ureueng meninggal baro si uroe masak kageumeusunujoh laju. (Bagi saya Darwis Jeunib mengkhianati Partai Aceh. Dalam arti kata, (umpama) baru sehari orang meninggal masak langsung digelar acara tujuh harian,” ujar Mahdi kepada Acehsatu.com, Jumat (17/2/2017) malam.

BACA JUGA: Darwis Jeunib: Pilkada Bireuen Bersih

Selain melemahkan kinerja tim, pengakuan kekalahan itu turut berdampak pada proses pengawalan suara kandidat Gubernur dan Wakil Gubernur Aceh yang diusung Partai Aceh, yaitu Muzakir Manaf – TA Khalid. “Seperti yang terjadi di Kecamatan Kutablang, saat pleno PPK saksi Mualem tidak ada,” sebut Mahdi.

Mahdi Cobra juga menilai perkataan Darwis Jeunib tersebut lebih kepada kepentingan Darwis Jeunib sendiri yang ingin mencari posisi aman. (*)

Komentar

Indeks Berita