Aksi Vandalisme ‘Tangkap Nova’ Muncul di Banda Aceh

Aksi vandalisme bermunculan di sejumah lokasi publik di Banda Aceh, sejak Kamis (24/6/2021).
Tangkap Nova
Vandalisme di Banda Aceh (Agus/detikcom)

ACEHSATU.COM | BANDA ACEH – Aksi vandalisme bermunculan di sejumah lokasi publik di Banda Aceh, sejak Kamis (24/6/2021). Pesannya meminta KPK menangkap Gubernur Aceh, Nova Iriansyah. Seperti yang terlihat sejumlah jembatan dan baliho di Banda Aceh menjadi sasaran vandalisme. Pelaku membuat tulisan Tangkap Nova dan Dukung KPK.

Sejumlah lokasi yang menjadi sasaran aksi vandalisme adalah jembatan Lamnyong, flyover Simpang Surabaya serta satu baliho di simpang BPKP Banda Aceh. Di jembatan Lamnyong, sempat muncul kedua tulisan tersebut.

Tulisan #TangkapNova dibuat dengan cat hitam dan #DukungKPK dengan cat merah. Tulisan itu dibuat di sejumlah titik di jembatan tersebut.

Pelaku diduga membuat tulisan pada malam hari. Pada sore harinya, tulisan itu sudah dicoret-coret dengan cat hitam sehingga sulit dibaca.

Tangkap Nova
Vandalisme di Banda Aceh (Agus/detikcom)

Sementara itu, di baliho Simpang BPKP masih terpampang tulisan #TangkapNova. Tulisan itu dibuat dengan cat hitam.

Selain itu, di Simpang Surabaya tampak dua tulisan #DukungKPK yang ditulis dengan cat hitam dan merah. Belum diketahui pelaku vandalisme tersebut.

Coretan Tangkap Nova diduga mengarah ke Gubernur Aceh Nova Iriansyah. Pemerintah Aceh juga buka suara terkait aksi vandalisme tersebut.

“Kita hanya bisa berharap kepada semua pihak agar tidak melakukan justifikasi apa-apa terhadap asumsi dari penyelidikan yang sedang dilakukan KPK,” kata Juru Bicara Pemerintah Aceh Muhammad MTA mengutip detikcom.

“Menurut kami sikap menghakimi seseorang, siapa pun dia itu tidak baik karena berkenaan dengan martabat seseorang. Kami hanya bisa berharap kita hargai kerja-kerja lembaga penegak hukum tanpa melangkahi proses hukum,” lanjutnya.

Coretan Tangkap Nova Diduga Terkait Penyelidikan Kasus Pengadaan Kapal Aceh Hebat

Untuk diketahui, KPK tengah melakukan penyelidikan di Aceh. Penyelidikan diduga terkait pengadaan Kapal Aceh Hebat.

“Sebagaimana yang pernah kami sampaikan bahwa sejak beberapa waktu lalu hingga kini benar ada kegiatan penyelidikan oleh KPK di antaranya melakukan permintaan keterangan dan klarifikasi terhadap beberapa pihak terkait,” kata Plt Jubir KPK Ali Fikri, Senin (21/6). (*)